Penderita Gangguan Jantung Juga Berisiko Alami Covid-19, Kok Bisa?

Kompas.com - 28/03/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

KOMPAS.com - Tak hanya penderita diabetes, mereka yang memiliki penyakit jantung juga berisiko besar mengalami infeksi virus corona jenis baru.

Virus yang kini menjadi pandemi dunia ini menyerang saluran pernapasan. Artinya, paru-paru akan mengalami efek paling besar jika kita terinfeksi virus tersebut.

Ketika paru-paru tidak bisa berfungsi maksimal, jantung akan bekerja keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh.

Tentunya, hal ini sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki gangguan kesehatan jantung.

Baca juga: Penderita Diabetes Rentan Virus Corona, Begini Baiknya...

Melansir laman Cleveland, berikut kondisi medis yang membuat seseorang berisiko besar terinfeksi Covid-19:

  • Penyakit jantung koroner.
  • Diabetes.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Stroke.

Mereka yang memiliki masalah medis tersebut bersiko lebih tinggi untuk terinfeksi Covid-19 dengan gejala yang lebih parah.

"Ada banyak hal baru yang belum kita ketahui mengenai virus ini. Namun, siapapaun yang memiliki penyakit jantung, tak peduli berapapun usianya. berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi," ucap ahli kardiologi Paul Cremer.

Pencegahan Covid-19 untuk pasien gangguan jantung

Meski termasuk dalam kelompok orang yang berisiko tinggi, kita masih bisa melakukan beberapa cara untuk mencegah penyakit menular ini.

"Untuk mengurangi risiko infeksi Covid-19, kita bisa mengikuti rekomendasi WHO atau otoritas medis yang ada di daerah kita," kata Dr Cremer.

Berikut langkah-langkah untuk mencegah infeksi virus corona:

  • Mencuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Jika tidak bisa mendapatkan air mengalir, gunakan handsanitizer berbasis alkohol dengan kadar 60 persen.
  • Hindari menyentuh wajah.
  • Bersihkan permukaan benda yang sering kita sentuh, seperti gagang pintu, sakelar lampu, ponsel atau keyboard.
  • Tetap berada dirumah.
  • Lakukan physical distancing.
  • Simpan persediaan obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter.

Baca juga: Mengapa Orang Tanpa Gejala Bisa Menularkan Covid-19?

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Health
Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Health
Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Health
6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Health
4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

Health
7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

Health
5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

Health
Jumlah Kalori dalam Donat

Jumlah Kalori dalam Donat

Health
Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Health
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X