Kompas.com - 30/03/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi membersihkan rumah VGstockstudioIlustrasi membersihkan rumah

KOMPAS.com - Menjaga kebersihan adalah cara terbaik untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru.

Virus corona jenis baru bisa bertahan di udara hingga tiga jam dan hidup di permukaan benda berbahan kertas hingga 24 jam.

Virus ini juga bisa bertahan di stainless steel hingga tiga hari lamanya. Itulah mengapa, kita harus menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tingal kita.

Baca juga: 7 Bahan Kimia Desinfektan yang Berbahaya untuk Manusia

Namun, kita tak perlu terlalu sering membersihkan atau menyemprotkan cairan desinfektan ke seluruh perabotan yang ada di dalam rumah kita.

Menurut ahli bilogi Jason Tetro, yang perlu kita lakukan adalah membersihkan tempat tinggal kita dengan cara yang tepat, bukan membersihkannya sesering mungkin.

Cara tepat membersihkan rumah

Melansir Healthline, area rumah yang harus benar-benar dibersihkan adalah dapur dan kamar mandi karena dua area tersebut mengandung kuman yang sangat banyak.

Ketika membersihkan dua area tersebut, fokuslah pada lemari dan gagang laci. Kita juga harus membersihkan peralatan dapur seperti lemari es, mesin cuci, oven atau pemanggang roti.

Setelah itu, kita perlu membersihkan benda-benda yang sering disentuh seperti:

  • remot kontrol
  • keyboard dan mouse komputer
  • telepon seluler dan telepon rumah
  • sakelar lampu dan sakelar pelat
  • gagang pintu
  • pagar tangga

Baca juga: Apa itu Antiseptik?

Melansir laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), agar area rumah kita terbebas dari mikroorganisme penyebab penyakit, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan kuman dan kotoran yang ada di permukaan.

Setelah itu, kita harus menyemprotkan desinfektan untuk membunuh kuman. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.