Kompas.com - 30/03/2020, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Di tengah pandemi penyakit Covid-19 saat ini, setiap orangtua tentu menginginkan anak-anak mereka jangan sampai tertular atau terjangkit virus corona.

Salah satu cara yang akhirnya jamak dilakukan oleh para orangtua adalah mendorong anak-anak tetap berada di rumah untuk mengurangi kontak dengan orang lain.

Namun, kebijakan tersebut tak ayal bisa membawa efek samping berupa anak mengalami kebosanan hingga stres.

Baca juga: Ciri-ciri Stres Menghadapi Wabah Virus Corona

Respons stres yang ditunjukkan anak-anak bisa beragam, seperti:

  • Marah
  • Memberontak
  • Gelisah
  • Resah
  • Manja
  • Memilih menyendiri
  • Mengompol

Jika mendapati anak dengan kondisi itu, lalu apa yang sebaiknya dilakukan oleh para orangtua?

Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO) turut memberikan panduan mengenai cara membantu anak-anak mengatasi stres selama wabah Covid-19.

Berikut ini beberapa yang direkomendasikan WHO, yang dilansir Kompas.com dari laman who.int pada Senin (30/3/2020) pukul 11.54 WIB:

1. Tanggapi reaksi anak

Tanggapi rekasi anak dengan cara yang mendukung, dengarkan kekhawatiran mereka dan berikan kasih sayang serta perhatian lebih

Baca juga: 5 Cara Mengelola Stres di Tengah Pandemi Corona

2. Buat peluang untuk bermain dan bersantai

Anak-anak memerlukan kasih sayang dan perhatian orang dewasa dalam masa-masa sulit.

Oleh karena itu, berikanlah kasih sayang serta perhatian lebih bagi mereka.

Jangan lupa mendengarkan anak, berbicarakan dengan lembut dan hibur mereka.

Jika memungkinkan, buatlah juga peluang bagi anak untuk bermain dan bersantai.

3. Tetap dekat dengan orangtua

Usahakan untuk menjaga agar anak-anak tetap dekat dengan orangtua dan keluarga atau sebisa mungkin jangan sampai memisahkan mereka dengan orang yang mengasuh.

Apabila harus terpisah, misalnya orangtua atau pengasuh mesti masuk rumah sakit, pastikan anak-anak tetap terhubung dengan mereka.

Komunikasi bisa dilakukan dengan telepon. Jangan sampai ketinggalan, tetap juga hibur anak-anak.

Baca juga: Rusak Masker Bekas untuk Cegah Penularan Corona, Begini Caranya...

4. Bantu buat jadwal rutinitas baru

Sebisa mungkin, tetap jalankan rutinitas dan jadwal seperti biasa.

Bantulah anak-anak membuat rutinitas atau jadwal baru selama berada di lingkungan yang baru, termasuk tempat belajar dan juga waktu bermain serta bersantai dengan aman.

5. Berikan penjelasan sebenarnya

Sampaikan fakta tentang apa yang sedang dan sudah terjadi.

Beri informasi yang jelas kepada anak-anak tentang cara mengurangi risiko infeksi penyakit Covid-19 dengan kata-kata yang mudah dipahami sesuai umur mereka.

Beri tahu juga anak-anak mengenai hal-hal yang dapat terjadi dengan tetap menghibur mereka.

Sebagai contoh, jelaskan kepada anak-anak terkait kemungkinan adanya anggota keluarga atau mereka sendiri harus pergi ke rumah sakit apabila tidak enak badan agar mendapatkan perawatan dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WHO
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.