Perbedaan antara Tumor dan Kanker

Kompas.com - 31/03/2020, 06:01 WIB
Ilustrasi sel kanker ShutterstockIlustrasi sel kanker

KOMPAS.com – Kanker dan tumor adalah dua hal yang saling berhubungan, namun berbeda.

Melansir Buku Stop Kanker: Kanker Bukan Lagi Vonis Mati (2010) yang disusun Tim CancerHelps, setiap benjolan yang terdapat di dalam atau di luar tubuh bisa diidentifikasi sebagai tumor.

Pada umumnya, tumor ini dapat dibagi menjadi dua macam, yakni tumor jinak dan tumor ganas.

Baca juga: 10 Cara Mencegah Penyakit Kanker

Tumor jinak biasanya tidak berbahaya karena tidak tumbuh membesar dan tidak menyebar ke luar jaringan.

Sementara, tumor ganas merupakan kanker yang tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali serta merusak jaringan lain.

Menurut karya ilmiah yang diterbitkan di dalam Yale Journal of Biology and Medicine pada 2006, ada tiga tahapan sel normal dapat berubah menjadi sel ganas atau kanker.

Berikut penjelasannya:

1. Tahap prakarsa (initiation phase)

Tahap ini memiliki ciri-ciri terjadinya perubahan gen dari sel normal menjadi sel kanker.

2. Tahap promosi (promotion phase)

Tahap ini dapat dimaknasi sebagai tahapan perkembangan tumor yang biasanya dipicu oleh sel-sel abnormal yang berhasil hidup atau survive dan terus membelah diri.

3. Tahap progresi (progression phase)

Tahapan ketika terjadi pertumbuhan tak terkendali sel-sel abnormal tersebut sehingga ukuran tumor menjadi sangat besar dan atau sel-sel kanker mulai menyebar ke jaringan atau organ lain.

Baca juga: Kanker Tenggorokan: Gejala, Penyebab, Jenis, dan Cara Mencegah

Kanker dapat beraneka ragam

Dalam Buku Dari Balik Kamar Praktik Dokter (2009) yang dibuat Dr. Handrawan Nadesul, juga dijelaskan bahwa tumor dan kanker adalah sesuatu yang berbeda.

Sel tubuh manusia diketahui beraneka ragam jenisnya. Dalam keadaan normal, sel tubuh akan tumbuh menurut pola tertentu.

Jika oleh sesuatu sebab pertumbuhan sel tidak mengikuti pola tersebut, maka terjadilan keadaan abnormal.

Pertumbuhan abnormal inilah uang dikenal sebagai tumor, yang berarti akan muncul benjolan.

Di mana, sel membelah diri secara berlebihan sehingga jaringan yang dibentuk ukurannya tidak normal atau melebihi normal.

Baca juga: 9 Manfaat Kesehatan Minum Teh Jahe, Kulit Lebih Muda hingga Cegah Kanker

Tumor diketahui dapat bersifat jinak dan dapat juga ganas.

Tumor jinak biasanya terbatas hanya pada pertumbuhanya yang membesar. Tumor ini tetap pada tempatnya dan tidak mengganggu jaringan sekitar dan tidak membahayakan.

Sementara, tumor ganas adalah tumor yang bisa mengganggu jaringan di sekitarnya dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain hingga mengancam jiwa.

Tumor ganas inilah yang kemudian dikenal dengan istilah kanker atau “cancer” karena sifatnya yang menggeroti tubuh mirip tabiat kepiting.

Sel setiap organ tubuh diketahui dapat berubah sifat menjadi kanker. Itulah mengapa hampir pada setiap organ yang beragam dalam tubuh, kanker dapat terbentuk.

Maka dari itu, jenis kanker pun dapat beraneka ragam, sebanyak organ tubuh yang ada.

Baca juga: Awas, Obesitas Bisa Picu 5 Jenis Kanker Ini

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X