Kompas.com - 07/04/2020, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Bagi wanita yang aktif secara seksual tanpa pengaman, sering kencing bisa jadi tanda awal kehamilan.

Melansir The Bump, lebih dari 99 persen wanita mengalami sering pipis saat hamil muda.

Sebelum hamil, umumnya wanita berkemih sebanyak enam sampai delapan kali sehari.

Baca juga: 8 Tanda-tanda Awal Kehamilan, Tak Hanya Telat Haid dan Mual

Namun, intensitas pipis bisa berubah tergantung jenis asupan (kafein jadi membuat Anda sering kencing) dan seberapa banyak Anda minum.

Kondisi sering kencing saat hamil pada wanita kebanyakan normal atau tidak perlu dikhawatirkan.

Pola berkemih tersebut dapat berubah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Baca juga: Ibu Hamil Ingin Minum Kopi, Bagaimana Baiknya?

Perubahan pola kencing selama kehamilan

Melansir Verywell Family, ibu hamil jadi sering kencing di awal kehamilan, lalu intensitas kencing kembali normal di tengah kehamilan, dan sering kencing lagi di akhir kehamilan. Berikut penjelasannya:

  • Trimester awal: perubahan hormon, kinerja ginjal, dan pertumbuhan rahim membuat ibu hamil sering kencing. Kondisi ini terjadi sejak dua minggu setelah pembuahan
  • Trimester kedua: tubuh ibu hamil sudah beradaptasi dengan perubahan kondisi rahim, sehingga intensitas buang air kecil tidak sesering pada kehamilan awal
  • Trimester ketiga: pertumbuhan janin di panggul dapat menekan kandung kemih, sehingga ibu hamil kembali sering kencing

Setelah bayi lahir, tekanan di kandung kemih juga berkurang. Sehingga, ibu hamil tidak lagi kencing sesering pada trimestes akhir kehamilan.

Kendati demikian, tubuh ibu yang baru melahirkan masih butuh waktu untuk pulih sampai 12 minggu, untuk kembali normal seperti saat sebelum hamil.

Baca juga: Sedang Program Kehamilan? Cek Masa Subur setelah Haid

Kapan sering kencing pada ibu hamil perlu diwaspadai?

Kendati sering kencing pada ibu hamil umumnya normal. Ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

Health
5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

Health
4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

Health
4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

Health
Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Health
8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Health
Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Health
Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Health
Apa Itu Kolesterol?

Apa Itu Kolesterol?

Health
5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

Health
Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Health
Amankah Skincare Mengandung Retinol Digunakan Ibu Hamil?

Amankah Skincare Mengandung Retinol Digunakan Ibu Hamil?

Health
9 Fakta Bagaimana Stres Mempengaruhi Kesehatan Anda

9 Fakta Bagaimana Stres Mempengaruhi Kesehatan Anda

Health
3 Pengobatan untuk Menurunkan Risiko Penularan Kurap

3 Pengobatan untuk Menurunkan Risiko Penularan Kurap

Health
Operasi Gigi Bungsu, Apa Saja Prosedur yang Perlu Dijalani?

Operasi Gigi Bungsu, Apa Saja Prosedur yang Perlu Dijalani?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.