Kompas.com - 23/04/2020, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Istilah herd immunity atau kekebalan bawaan seringkali terdengar di tengan situasi pandemi saat ini.

Para ahli memprediksi bahwa kekebalan kelompok tersebut bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

Lalu, apa itu herd immunity?

Melansir laman Healthline, herd immunity terjadi ketika banyak orang dalam satu komunitas menjadi kebal terhadap penyakit menular sehingga penyebaran penyakit terhenti.

Herd immunity bisa terjadi dalam dua cara seperti berikut:

  • banyak orang terjangkit penyakit ini dan pada waktunya membangun respons kekebalan terhadapnya (kekebalan alami)
  • banyak orang divaksinasi terhadap penyakit untuk mendapatkan kekebalan.

Baca juga: Amankah Melakukan Donor Darah Saat Pandemi Covid-19?

Cara kerja herd immunity

Ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap suatu penyakit, penyebaran penyakit tersebut akan melambat atau berhenti.

Banyak infeksi virus dan bakteri menyebar dari orang ke orang. Rantai penyebaran ini akan terhenti ketika kebanyakan orang tidak mendapatkan atau menularkan infeksi.

Hal ini membantu melindungi orang-orang yang tidak mendapatkan vaksin atau yang rentan mengalami infeksi seperti:

  • orang tua
  • bayi
  • anak muda
  • wanita hamil
  • orang dengan sistem kekebalan yang lemah
  • orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Pada beberapa jenis penyakit, herd immunity akan bekerja ketika 40 persen orang dalam suatu populasi menjadi kebal terhadap penyakit, seperti melalui vaksinasi.

Namun dalam kebanyakan kasus, penyebaran penyakit akan terhenti saat 80 hingga 95 persen orang memiliki kekebalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.