Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Bersihkan Barang Belanjaan untuk Cegah Covid-19

Kompas.com - 27/04/2020, 10:01 WIB
Ariska Puspita Anggraini

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Berbelanja bisa menjadi hal yang menegangkan di tengah situasi pandemi seperti saat ini.

Pasalnya, beraktivitas di luar rumah, termasuk untuk berbelanja, membuat kita berisiko untuk tertular virus.

Selain itu, SARS-CoV-2 juga bisa bertahan hidup di permukaan benda, termasuk barang belanjaan yang kita beli.

Jadi, selain melakukan tindakan pencegahan seperti melakukan physical distancing dan mencuci tangan sesering mungkin, kita juga harus memperhatikan kebersihan barang belanjaan kita.

Virus corona bisa bertahan hidup di permukaan barang-barang belanjaan kita dan menyebabkan kontaminasi silang.

Baca juga: Lakukan 5 Hal Ini saat Belanja di Tengah Pandemi Virus Corona

Risiko kontaminasi virus dari barang belanjaan

Ahli epidemiolofi dari Virginia-Maryland College of Veterinary Medicine, Charlotte Baker, mengatakan risiko kontaminasi virus terbesar terjadi karena kita melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.

Itu sebabnya, kita harus melakukan physical distancing untuk menghindari tetesan droplet dari orang yang terinfeksi.

"Jangan takut untuk menjaga jarak dengan orang lain demi mencegah infeksi," ucap Baker.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Namun, para ilmuwan belum bisa memastikan apakah pengemasan makanan juga bisa menimbulkan risiko Covid-19.

Tak hanya melakukan physical distancing, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan agar kita tidak menyentuh area wajah usai memegang benda-benda yang ada di tempat umum.

Pasalnya, benda-benda tersebut bisa saja mengandung virus dan masuk ke tubuh kita melalui mata, hidung, serta mulut.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Bahkan, beberapa jenis benda tertentu juga bisa menimbulkan risiko infeksi yang besar.

Riset yang diterbitkan dalam New England Journalof Medicine membuktikan, virus corona bisa hidup dipermukaan benda plastik dan baja hingga 72 jam.

Virus tersebut juga bisa bertahan di permukaan benda yang terbuat dari karton atau kardus hingga 24 jam.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Oleh karena itu, Barker menyarankan agar kita berhati-hati terhadap semua permukaan benda yang ada di tempat umum, termasuk di tempat kita biasa berbelanja.

"Saat berbelanja, sebaiknya kita hanya memegang barang-barang yang ingin kita beli, bersihkan keranjang belanja kita dengan tisu desinfektan, dan cuci tangan ketika usai berbelanja," saran Barker.

Meski kita berbelanja lewat layanan antar atau menggunakan fitur belanja online, risiko kontaminasi virus juga tetap bisa terjadi.

Baca juga: Ahli Sebut Ruam Pada Kulit Bisa Jadi Gejala Covid-19

Membersihkan barang belanjaan

Entah kita berbelanja secara langsung atau menggunakan layanan belanja online, kita tetap harus berhati-hati demi mencegah infeksi.

Ahli makanan dan nutrisi dari Georgia University, Elizabeth L. Andress, menyarankan agar kita mencuci tangan setelah membongkar dan menyimpan bahan belanjaan kita.

Agar kebersihan barang-barang belanjaan yang kita beli terjamin, kita juga harus membersihkan kemasan setiap barang belanjaan yang kita beli.

"Selain membersihkan setiap kemasan, kita juga harus membuang kemasan sekali pakai. Cara ini sangat penting untuk mengurangi kemungkinan infeksi," ucap Andress.

Setelah selesai, Andress menyarankan agar kita mencuci meja atau permukaan yang kita gunakan untuk meletakan barang belanjaan kita.

Baca juga: Di Rumah Aja Bikin Kita Rentan Alami Cabin Fever, Begini Baiknya...

Jika kita tidak punya banyak waktu untuk membersihkan barang belanjaan kita, diamkan barang belanjaan tersebut di garasi atau teras rumah minimal 72 jam.

Cara ini sangat membantu untuk membuat virus menjadi tidak aktif. Kita juga bisa membuang kemasan dan memindahkan barang belanjaan kita ke wadah yang lebih bersih,

Untuk barang belanjaan berupa sayur dan buah, kita bisa mencucinya dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

Namun, pastikan sayur dan buah yang kita bersihkan telah kita bilas sampai tidak ada sabun yang tersisa.

Hal ini sangat penting agar sabun yang kita gunakan untuk membersihkan buah dan sayur tersebut tidak tertelaan saat kita mengonsumsinya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
kita perlu berhati-hati dengan semua belanjaan kita karena bisa menjadi sumber virus covid-19. mencuci tangan dengan sabun harus selalu kita lakukan setiap kali memegang barang belanja. #jernihberkomentar
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Dewi Yull: Telah Berpulang Ray Sahetapy, Ayah dari Anak-anakku

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

[KLARIFIKASI] Tidak Benar AC Masjid Meledak dan Tewaskan 20 Orang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

INFOGRAFIK: Hoaks Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Diganti Bantuan Uang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Lifestyle

Bicara Pakai Bahasa Bayi Bisa Ganggu Perkembangan Anak, Simak Penjelasan Dokter

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 4 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 5 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau