Mitos atau Fakta, Benarkah Kuning Telur Tinggi Kolesterol?

Kompas.com - 08/06/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi telur PurestockIlustrasi telur

KOMPAS.com - Telur dipercaya sebagai sumber protein terbaik. Sayangnya, bagian kuningnya juga diklaim mengandung kolesterol tinggi.

Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kematian dini.

Di sisi lain, kolesterol juga penting bagi tubuh. Melansir Healthline, kolesterol membantu dalam pembentukan hormon steroid seperti testoteron, estrogen, dan kortisol.

Organ hati ini sebenarnya telah menghasilkan kolesterol secara alami. Saat kita mengonsumsi makanan kaya kolesterol, hati akan memproduksi kolesterol lebih sedikit.

Baca juga: Terlalu Kurus Sebabkan 5 Masalah Kesehatan Berikut...

Kolesterol pada telur

Satu kuning telur ukuran sedang biasanya mengandung 186 miligram kolesterol, yang merupakan 62 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

Sebaliknya, putih telur kaya akan protein dan rendah kolesterol. Itu sebabnya, bagian kuning telur di gadang-gadang sebagai penyebab berbagai penyakit.

Riset memang membuktikan konsumsi telur setiap hari bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Namun, peningkatan kadar kolesterol tersebut hanya terjadi secara ringan. Itu sebabnya, para ahli menyimpulkan batas aman konsumsi telur adalah tiga buah setiap hari.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makan Kacang Menyebabkan Jerawat Bermunculan

Manfaat telur

Meski bisa meningkatkan kadar kolesterol, telur memiliki berbagau nutrisi yang kaya manfaatnya untuk kesehatan. Berikut manfaat telur untuk kesehatan:

1. Mengurangi gangguan mata

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Healthline
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X