Kompas.com - 11/06/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi vagina BarabasaIlustrasi vagina

KOMPAS.com – Perubahan ukuran vagina setelah melahirkan secara normal adalah hal yang wajar atau umum terjadi.

Perubahan tersebut terjadi sebagai salah satu bentuk penyesuaian tubuh wanita setelah persalinan.

Namun, tidak sedikit wanita yang merasa khawatir mengenai perubahan bentuk atau ukuran vagina itu karena bersinggungan dengan kenyamanan pribadi maupun keharmonisan bersama pasangan.

Baca juga: Mengenal Alat Reproduksi Wanita

Benar saja, Dokter pesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Bung Karno Surakarta, dr. Andy Wijaya, Sp.OG, mengungkap meski tak selalu berani disampaikan secara terbuka, banyak wanita yang menyampaikan rasa khawatir akan bentuk vagina mereka setelah melahirkan sea

Bahkan, menurut dia, pertanyaan-pertanyaan itu dapat menghantui wanita hingga tak sedikit dari mereka akhirnya memilih operasi caesar untuk melahirkan bayi.

Padahal, dr. Andy menjelaskan, melahirkan secara normal sebenarnya tak begitu memengaruhi ukuran vagina perempuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat persalinan normal, mulut vagina memang akan melebar agar bayi bisa melewatinya. Meski demikian, ukuran vagina tersebut bisa kembali mengecil dengan sendirinya setelah proses melahirkan.

dr. Andy bercerita, berdasarkan kasus yang dia temui, bentuk maupun ukuran vagina pada wanita yang melahirkan secara normal sebenarnya tak jauh beda dengan vagina wanita yang melahirkan dengan cara operasi caecar.

“Saya pernah membaca juga penelitian di Amerika yang membandingkan kondisi vagina wanita yang melahirkan dengan operasi caesar dan yang melahirkan secara normal. Hasilnya, tak ditemukan perbedaan yang bermakna,” kata Andy saat diwawncara Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Mengenal Alat Reproduksi dan Aktivitas Seksual Pria

Dia menerangkan, vagina sebagai alat reproduksi wanita memiliki kekuatan dan daya lentur yang luar biasa sehingga sangat mungkin bisa kembali mengecil setelah melahirkan. Namun, ukurannya memang tidak dapat sepenunya kembali seperti sebelum punya anak.

“Otot-otot vagina diketahui memiliki banyak lipatan yang memungkinkannya bekembang saat berhubungan seks maupun persalinan secara normal,” terang dia.

Cara agar vagina kembali rapat setelah melahirkan

Jika merasa mengalami pelebaran vagina setelah melahirkan atau sebab lain, para wanita sebenarnya tak perlu terlalu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merapatkan vagina tersebut.

Salah satu cara yang bisa ditempuh, yakni rutin melakukan senam kegel untuk mengencangkan otot panggul dan vagina.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Wanita Gemuk Susah Hamil?

“Para ahli juga menyarankan para bunda untuk melakukan latihan otot kegel saja jika ingin panggul dan otot-otot vaginanya kembali kuat,” jelas dr. Andy.

Cara melakukan senam kegel adalah dengan mengontraksikan otot panggul seolah-olah sedang menahan kencing selama beberapa detik (5 detik sebagai permulaan), kemudian melepaskannya.

Senam kegel setidaknya bisa dilakukan 5-10 set sehari. Apabila otot-otot vagina mulai terasa lebih kuat dan kencang, kata dr. Andy, para ibu bisa meningkatkan latihan secara bertahap baik dari jumlah set atau durasinya.

"Selagi melakukan senam kegel, bunda juga harus untuk mempertahankan berat badan dan menjaga kesehatan secara keseluruhan untuk membantu vagina kembali ke ukuran dan kondisi semula setelah melahirkan," jelas dia.

Pilihan selain senam kegel

dr. Andy menambahkan, selain senam kegel, sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan untuk merapatkan vagina setelah melahirkan.

Berikut beberapa pilihan cara lainnya:

1. Latihan pergerakan otot panggul

Latihan pergerakan otot panggul bisa menjadi salah satu pilihan cara merapatkan vagina dengan menguatkan otot panggul.

Baca juga: 6 Cara Agar Hamil Anak Perempuan

Latihan ini bisa dilakukan dengan beberapa tahap berikut:

  • Berdirilah sejajar dengan bahu dan bokong yang bersandar di dinding
  • Tarik perut ke arah tulang belakang dengan posisi punggung menempel di dinding
  • Tegangkan perut selama kurang lebih empat detik dan lemaskan
  • Lakukan latihan ini 10 kali sebanyak lima kali sehari

2. Neuromuscular electrical stimulation (NMES)

NMES dapat menguatkan otot panggul dengan mengirimkan aliran listrik pada otot panggul. Aliran listrik tersebut dapat membuat otot panggul berkontraksi dan melemas.

Pada umumnya, penanganan NMES berlangsung hingga 20 menit dan sebaiknya dilakukan satu kali tiap empat hari dalam beberapa minggu.

Baca juga: 6 Cara Agar Hamil Anak Laki-laki

3. Operasi vagina

Jika berbagai upaya di atas ternyata tidak memberikan dampak yang diharapkan, sementara perubahan vagina benar-benar mengganggu, operasi bisa ditempuh untuk merapatkan vagina setelah melahirkan.

Namun, jelas para wanita penting untuk berdiskusi terlebih dulu dengan dokter mengenai manfaat dan risiko dari prosedur ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.