Kompas.com - 16/06/2020, 16:35 WIB

Dalam kondisi ini biasanya tidak ada pembentukan janin.

Sedangkan pada hamil anggur parsial, masih ada jaringan plasenta yang tumbuh normal. Selain itu mungkin juga adanya pembentukan janin tapi tidak mampu bertahan hidup.

Pada hamil anggur parsial, biasanya terjadi keguguran di awal kehamilan.

Hamil anggur dapat mengarah pada komplikasi serius. Dalam beberapa kasus, hamil anggur bisa membentuk kanker yang langka.

Baca juga: Panduan Aman Memilih Skincare untuk Ibu Hamil

Inilah mengapa kehamilan anggur harus mendapatkan perawatan sedini mungkin.

Ciri Hamil Anggur

Melihat bahaya komplikasi dari hamil anggur tentu membuat kita perlu waspada terhadap kondisi ini. Untuk itu, kita perlu mengetahui ciri hamil anggur.

Dirangkum dari Web MD, pada fase awal sulit membedakan hamil anggur dengan kehamilan normal.

Namun, seiring waktu, orang yang mengalami hamil anggur mungkin mulai merasakan beberapa gejala berikut.

  1.  Pendarahan dari vagina dalam 3 bulan pertama kehamilan
  2. Keluar kantung yang tampak seperti gumpalan anggur dari vagina
  3. Mual- muntah atau morning sickness yang parah
  4. Perut bengkak tidak biasa
  5. Merasakan tekanan dan rasa sakit di area panggul
  6. Preeklamsia dini (tekanan darah tinggi)
  7. Mengembangkan komplikasi langka, seperti penyakit tiroid
  8. Tidak ada gerakan dan denyut jantung janin yang terdeteksi
  9. Peningkatan kadar hCG
  10. Anemia

Penyebab

Merasa sedih setelah divonis mengalami hamil anggur adalah hal yang wajar. Meski begitu, kehamilan anggur bukanlah salah Anda atau pasangan Anda.

Kondisi ini terjadi karena kelainan genetik pada saat pembuahan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.