Kompas.com - 18/06/2020, 18:00 WIB
ilustrasi gatal shutterstockilustrasi gatal

KOMPAS.com - Pruritus nokturnal merupakan rasa gatal yang kerap muncul di malam hari dan bisa menganggu kualitas tidur kita.

Padahal, tidur malam sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Melansir data Healthline, hal ini bisa disebabkan karena ritme sirkadian alami tubuh atau siklus harian yang turut memengaruhi fungsi kulit seperti pengaturan suhu, keseimbangan cairan, dan perlindungan penghalang.

Fungsi-fungsi tersebut berubah di malam hari. Misalnya, suhu tubuh dan aliran darah ke kulit meningkat pada malam hari.

Baca juga: Alergi Udang: Ciri-ciri dan Cara Mengatasi

Hal ini juga meningkatkan suhu kulit yang bisa memicu rasa gatal. Selain itu, hormon sitokin yang meningkatkan peradangan juga meningkat di malam hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain faktor-faktor tersebut, kulit juga kehilangan lebih banyak cairan di malam hari yang turut memicu rasa gatal.

Kondisi medis tertentu

Selain karena faktor sirkadian yang merupakan siklus alami tubuh, rasa gatal yang intens di malam hari juga bisa dipicu oleh kondisi kesehatan tertentu.

Berikut beberapa gangguan medis yang memicu rasa gatal di malam hari:

  • penyakit kulit seperti dermatitis atopik (eksim), psoriasis, dan gatal-gatal
  • serangan organisme tertentu seperti kudis, kutu, kutu busuk, dan cacing kremi
  • penyakit ginjal atau hati
  • anemia
  • masalah tiroid
  • kondisi psikologis seperti stres, depresi, dan skizofrenia
  • sindrom kaki gelisah
  • kanker seperti leukemia dan limfoma
  • gangguan saraf, seperti multiple sclerosis, herpes zoster, dan diabetes
  • reaksi alergi terhadap zat-zat seperti bahan kimia, obat-obatan, makanan, atau kosmetik
  • kehamilan.

Baca juga: Mengenal Ketosis dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Cara mengatasi

Jika gatal di malam hari muncul karena kondisi seperti kelainan saraf atau sindrom kaki gelisah, sebaiknya kita segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Beberapa obat yang dijual di apotik juga bisa digunakan untuk mengatasi gatal di malam hari. Berikut jenis obat tersebut:

  • antihistamin seperti chlorpheniramine (Chlor-Trimeton), diphenhydramine (Benadryl), hydroxyzine (Vistaril), dan promethazine (Phenergan).
  • Krim steroid untuk menghentikan gatal pada sumbernya
  • Antidepresan seperti mirtazapine (Remeron) dan doxepin (Silenor) juga memiliki efek anti-gatal dan obat penenang.

Baca juga: Mengenali Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam Pada Ketiak

Gatal di malam hari juga bisa disebabkan karena stres. Kondisi ini juga bisa diatasi dengan meditasi, yoga atau relaksasi.

Kita juga bisa menggunakan cara alami untuk mengatasi rasa gatal di malam hari. Berikut cara tersebut:

  • memakai pelembab bebas alkohol sebelum tidur
  • mengompres kulit dengan air dingin untuk meredakan gatal
  • mandi dengan air hangat
  • menggunakan pelembab udara untuk menambahkan kelembaban di area kamar tidur kita.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X