Kompas.com - 19/06/2020, 10:00 WIB
Ilustrasi mabuk perjalanan metamorworksIlustrasi mabuk perjalanan

KOMPAS.com - Mabuk perjalanan bisa saja terjadi saat kita bepergian dengan pesawat, mobil, atau kapal laut.

Tentunya, hal ini akan membuat rencana perjalanan kita terganggu. Saat mengalami mabuk perjalanan, organ-organ sensorik tubuh kita mengirimkan berbagai sinyal ke otak yang menyebabkan pusing, mual dan muntah.

Mabuk perjalanan biasanya membuat perut terasa tidak nyaman dan tubuh mengeluarkan keringat dingin yang disertasi sensasi sakit kepala.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Keringat di Malam Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit

Gejala lain yang sering terjadi saat mabuk perjalanan antara lain:

  • mual
  • muntah
  • kehilangan atau kesulitan menjaga keseimbangan tubuh.

Mabuk perjalanan ini bisa terjadi saat kita melakukan perjalanan darat, udara atau air. Terkadang, hal ini juga bisa terjad saat kita menaiki wahana hiburan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mabuk perjalanan biasanya terjadi pada anak berusia dua hingga 12 tahun. Wanita hamil juga berisiko tinggi mengalami mabuk perjalanan.

Penyebab

Manusia menjaga keseimbangan dengan bantuan sinyal yang dikirim oleh reseptor sensorik banyak tubuh ke otak.

Misalnya, reseptor sensorik di kaki membuat sistem saraf tahu bagian mana dari tubuh yang menyentuh tanah.

Namun saat mabuk perjalanan, reseptor sensorik tubuh mengalami kebingungan sehingga menimbulkan sensasi mabuk, muntah, dan pusing.

Kabar baiknya, mabuk perjalanan ini hanya trjadi selama kita bepergian atau melakukan kegiatan khusus.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X