Kompas.com - 23/06/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi kopi. Eldoradosupervector/ShutterstockIlustrasi kopi.

KOMPAS.com - Minuman berkafein seperti kopi dapat membuat Anda terjaga, lebih konsentrasi, dan lebih aktif bergerak.

Seperti stimulan lainnya, minuman berkafein dapat memengaruhi kinerja jantung, otak, dan otot.

Namun, minum kopi dengan takaran tidak tepat dapat menimbulkan efek samping, salah satunya jantung berdebar.

Baca juga: Ibu Menyusui Minum Kopi, Apakah Berpengaruh pada Bayi?

Kafein dan jantung

Seperti dilansir dari SFGate, kafein dalam kopi dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik.

Begitu diaktifkan, sistem saraf ini memberikan perintah kepada tubuh agar melepaskan energi ke otot, lebih waspada, dan memacu aliran darah ke jantung lebih cepat.

Ada kalanya perubahan tersebut tidak kentara. Namun, terkadang ada perubahan irama jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, Anda bisa merasakan jantung berdebar setelah minum kopi atau asupan berkafein lainnya.

Baca juga: Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?

Studi jantung berdebar dan kafein

Ilustrasi kopi diseduh dengan teknik V60. SHUTTERSTOCK/PAULZHUK Ilustrasi kopi diseduh dengan teknik V60.
Melansir CNBC, penelitian pada 2015 menunjukkan, minum kopi, teh, atau cokelat berlebihan tidak menyebabkan gangguan irama jantung pada sebagian kalangan.

Laporan tersebut menentang kepercayaan luas, minuman berkafein bisa menyebabkan jantung berdebar atau membahayakan kesehatan jantung.

Dalam studi tersebut, ahli memeriksa 1.388 orang berusia rata-rata 72 tahun. Sebanyak 60 persen di antaranya rutin minum asupan berkafein setiap hari.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Health
Akalasia

Akalasia

Penyakit
7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

Health
Xanthelasma

Xanthelasma

Penyakit
Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Health
Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Penyakit
5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Health
De Quervain's Tenosynovitis

De Quervain's Tenosynovitis

Penyakit
Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Health
Folikulitis

Folikulitis

Penyakit
Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.