Kompas.com - 01/07/2020, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Mengonsumsi mie dengan nasi menjadi kebiasaan banyak orang Indonesia.

Jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa menbahayakan kesehatan.

Menurut ahli penyakit dalam Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, mengonsumsi mie dengan nasi memang membahayakan kesehatan namun bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsinya.

"Masyarakat memang seringkali mengonsumsi mie sebagai lauk. Tapi, kita mesti memahami bahwa nasi itu karbohidrat dan mie juga karbohidrat. Artinya, nilai kalorinya tinggi," ucapnya, saat sesi live instagram, Selasa (30/7/2020).

Menurut Ari, mengonsumsi nasi dan mie secara bersamaan masih bisa kita lakukan asalkan nilai kalori yang masuk ke tubuh kita tidak berlebihan.

Baca juga: Gejala Darah Tinggi yang Kerap Tak Disadari

Asupan kalori yang terlalu tinggi akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.

"Pengendalian asupan makanan, terutama kalori, sangat penting bagi kita, apalagi bagi mereka yang punya penyakit kronis," tambahnya.

Lalu, apa itu kalori dan berapa banyak kalori yang kita butuhkan setiap harinya?

Efek kalori berlebihan

Melansir laman Health Status, kalori yang berlebihan akan disimpan oleh tubuh sebagai sel lemak.

Hal ini bisa memicu kenaikan berat badan dan persentase lemak tubuh yang tinggi.

Selain itu, asupan kalori berlebihan bisa menyebabkan stres pada tubuh dan meningkatkan faktor risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, serta kanker.

Baca juga: Cara Mengatasi Asam Lambung Naik

Kebutuhan kalori tubuh

Kalori merupakan jumlah energi yang terkandang dalam makanan atau minuman yang kita konsumsi.

Melansir laman Nasional Kesehatan Inggris (NHS), rata-rata wanita memerlukan 2000 kalori dan pria membutuhkan 2500 kalori setiap hari.

Namun, kebutuhan kalori setiap individu bervariasi, tergantung pada faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan saat ini dan tingkat aktivitas fisik.

Menentukan jumlah kalori yang tepat membantu mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan.

Baca juga: Alergi: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengobati

Untuk wanita dan orang berusia tua yang memilki gaya hidup pasif, bisanya membutuhkan asupan kalori sebesar 1600 kalori setiap hari.

Sementara itu, anak-anak, remaja dan wanita yang aktif beraktivitas atau sedang menyusui membutuhkan sekitar 2200 kalori.

Untuk remaja dan pria yang aktif beraktivitas, asupan kalori yang dibutuhkan sekitar 2800 kalori.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.