Kompas.com - 10/07/2020, 09:08 WIB
Ilustrasi bangun tidur eggeeggjiewIlustrasi bangun tidur

KOMPAS.com - Kebiasaan tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang ternyata memiliki efek buruk bagi kesehatan.

Selama ini banyak orang yang hanya mementingkan berapa lama waktu tidur, sehingga mengabaikan pentingnya waktu tidur yang tepat.

Padahal menurut ahli, waktu berangkat tidur sama pentingnya dengan durasi istirahat di malam hari.

Berikut beberapa akibat tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang bagi kesehatan.

Baca juga: Efek Buruk Begadang bisa Sebabkan Jerawat Bermunculan, Kok Bisa?

1. Jadwal tidur berantakan

Ilustrasi tidurRidofranz Ilustrasi tidur
Melansir Bustle, ahli di bidang tidur Rose MacDowell menyebut, tidur terlalu malam bisa merusak pola tidur.

"Ketika sudah tiba waktunya istirahat tapi Anda belum tidur, pola tidur keesokan hari dan hari berikutnya lagi bisa ikut bergeser," jelas MacDowell.

Menurut MacDowell, pergeseran waktu tidur itu disebabkan otak sulit mengembalikan jadwal tidur ke pola semula.

Studi yang dirilis di jurnal Scientific Reports menunjukkan, orang yang jadwal tidurnya teratur cenderung memiliki kinerja akademis yang lebih baik ketimbang orang dengan jadwal tidur berantakan.

Selain itu, tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang juga bisa mengurangi efisiensi tidur.

Efisiensi tidur adalah persentase waktu yang dihabiskan untuk tidur saat berada di atas ranjang. Tidur dianggap efisien apabila sebanyak 85 persen waktu tidur, istirahatnya lelap.

Baca juga: 6 Manfaat Mengangkat Kaki sebelum Tidur yang Sayang untuk Dilewatkan

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.