Kompas.com - 14/03/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi tidur. ShutterstockIlustrasi tidur.

KOMPAS.com - Tidur yang cukup dan berkualitas di malam hari adalah salah satu kunci menjaga daya tahan tubuh.

Melansir Mayo Clinic, selama tidur, sistem kekebalan tubuh melepaskan protein bernama sitokin. Protein ini melindungi tubuh saat stres, terjadi peradangan, serta infeksi.

Susah tidur di malam hari mengurangi produksi sitokin pelindung tubuh. Selain itu, kemampuan antibodi dan sel pelawan infeksi juga menurun saat Anda kurang tidur.

Baca juga: Susah Tidur di Malam Hari Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?

Sehingga, orang yang susah tidur di malam hari lebih gampang terserang virus. Saat sakit, masa pemulihan nya juga lebih lama ketimbang orang yang tidurnya cukup.

Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat meningkatkan peluang seseorang mengidap obesitas, diabetes, sampai penyakit jantung.

Matematika utang tidur 

Kebutuhan waktu tidur seseorang bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, dan kebutuhan masing-masing.

Ada orang yang tidur cukup enam jam. Tapi ada juga yang butuh sampai sembilan jam.

Untuk menakar kebutuhan waktu tidur, coba tidur sebanyak yang dibutuhkan tubuh selama beberapa hari. Dengan begitu, ritme tidur alami Anda terbentuk.

Baca juga: 5 Lagu Manjur Atasi Susah Tidur, dari Mozart sampai Chopin

Melansir Healthline, National Sleep Foundation AS merekomendasikan orang dewasa untuk tidur rata-rata 7,1 jam setiap malam agar sistem tubuhnya berfungsi optimal.

Beberapa orang berpikir untuk menebus waktu tidur yang kurang di akhir pekan. Padahal, hitungannya tak semudah itu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.