Kompas.com - 16/07/2020, 06:00 WIB
  • agresif atau tumbuh cepat
  • tidak agresif atau tumbuh lambat.

Kanker prostat yang tidak agresif memiliki pertumbuhan yang lambat dan kecil kemungkinannya menyebar ke bagian tubuh lain.

Sementara itu, kanker prostat yang agresif dapat menyebar ke area lain, seperti tulang.

Kaitan diet dan kanker prostat

Ada berbagai riset yang telah membuktikan kaitan dengan dengan kanker prostat.

Sebagian besar riset tersebut telah membuktikan bahwa pola makan berbasis nabati atau plant based diet bisa menjadi pilihan terbaik bagi penderita kanker prostat.

Mereka yang mengalami kanker prostat juga diasarankan menghindari makanan berupa daging merah, daging olahan, dan makanan berlemak tinggi karena bisa berdampak buruk.

Riset dari Men’s Eating and Living yang meneliti 478 pria penderita kanker prostat telah membuktikan manfaat plant based diet dalam menghambat risiko kanker prostat.

Dalam riset tersebut, peserta diminta untuk mengonsumsi minimal tujuh porsi sayuran yang kaya akan likopen dan karotenoid setiap harinya.

Baca juga: Kanker Paru-Paru Mengintai Siapa Saja, Begini Cara Mencegahnya

Dari riset tersebut, terbukti bahwa perubahan pola makan bisa menekan perkembangan kanker prostat.

Jika Anda berniat untuk melakukan Plant Based Diet demi mencegah risiko kanker prostat, berikut rekomendasi ahli dari Healthline:

1. Konsumsi dua porsi tomat dan produk tomat setiap hari.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.