Kompas.com - 03/08/2020, 09:00 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

KOMPAS.com – Sesak napas atau dyspnea adalah gejala subjektif berupa keinginan pada seseorang untuk meningkatkan upaya mendapatkan udara pernapasan.

Karena sifatnya subjektif, sesak napas tidak dapat diukur.

Gejala dyspnea kurang lebih dapat dirasakan dengan mencoba menahan napas selama kurang lebih 45-60 detik, kemudian menarik napas.

Di mana, saat itu timbul perasaan yang disebut dyspneic, yaitu kemauan untuk menambah upaya bernapas.

Baca juga: 9 Gejala Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

Beda sesak napas pada penyakit jantung dengan gangguan paru

Kejadian dyspnea atau sesak napas kiranya tak bisa dianggap remeh karena dapat menjadi gejala penyakit serius, termasuk penyakit jantung.

Selama ini masyarakat yang awam terhadap gejala penyakit jantung pada umumnya menyamakan sesak napas dengan gangguan paru-paru.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masyarakat kemudian tidak menyadari keberadaan penyakit jantung dan mengganggap sesak napas yang dialami hanya sebagai gejala penyakit pernapasan tidak semengerikan penyakit jantung.

Penderita baru menyadari bahwa dirinya terkena penyakit jantung ketika kondisinya sudah parah.

Bahkan, tak jarang dari mereka pada akhirnya harus meregang nyawa karena keterlambatan penanganan.

Baca juga: Bagaimana Kadar Gula Darah Tinggi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung?

Oleh sebab itu, penting bagi siapa saja untuk dapat mengenali perbedaan antara gejala sesak napas akibat penyakit jantung dengan sesak napas akibat gangguan paru-paru sebelum terlambat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Cara Mengatasi Susah BAB saat Hamil

7 Cara Mengatasi Susah BAB saat Hamil

Health
10 Tanda Awal Demensia yang Harus Diwaspadai

10 Tanda Awal Demensia yang Harus Diwaspadai

Health
4 Hal yang Tanpa Disadari membuat Gairah Seks Pria Menurun

4 Hal yang Tanpa Disadari membuat Gairah Seks Pria Menurun

Health
8 Manfaat Cengkih bagi Kesehatan

8 Manfaat Cengkih bagi Kesehatan

Health
7 Manfaat Kumur dengan Air Garam untuk Kesehatan

7 Manfaat Kumur dengan Air Garam untuk Kesehatan

Health
3 Jenis Vitamin yang Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

3 Jenis Vitamin yang Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
3 Cara Alami untuk Mengatasi Maag

3 Cara Alami untuk Mengatasi Maag

Health
9 Cara Mengobati Batuk Secara Alami

9 Cara Mengobati Batuk Secara Alami

Health
4 Manfaat yang Bisa Didapatkan Jika Mandi Pagi dengan Air Dingin

4 Manfaat yang Bisa Didapatkan Jika Mandi Pagi dengan Air Dingin

Health
Waspadai Serangan Jantung Saat Tidur, Begini Cara Mencegahnya…

Waspadai Serangan Jantung Saat Tidur, Begini Cara Mencegahnya…

Health
8 Bahaya Minuman Soda untuk Kesehatan

8 Bahaya Minuman Soda untuk Kesehatan

Health
Perbedaan Masker N95, KN95, KF94

Perbedaan Masker N95, KN95, KF94

Health
Dampak Perselingkuhan bagi Kesehatan Mental

Dampak Perselingkuhan bagi Kesehatan Mental

Health
Penyakit Ginjal pada Anak: Jenis, Tanda, Penyebab

Penyakit Ginjal pada Anak: Jenis, Tanda, Penyebab

Health
Apakah Anak Bisa Terkena Penyakit Ginjal?

Apakah Anak Bisa Terkena Penyakit Ginjal?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X