Kompas.com - 14/08/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi kaki kemasukan suban Kit_kanawat/ShutterstockIlustrasi kaki kemasukan suban

KOMPAS.com – Banyak orang menganggap mata ikan sama dengan kapalan. Padahal, keduanya adalah masalah kulit yang berbeda.

Benjolan mata ikan pada umumnya berukuran kecil dengan bagian tengah bertekstur lunak atau keras.

Apabila disentuh, bagian mata ikan baik yang lunak ataupun keras biasanya akan terasa nyeri.

Baca juga: 11 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami

Sedangkan kapalan adalah pengerasan atau penebalan pada lapisan kulit yang jarang menimbulkan rasa sakit ketika disentuh.

Bagian kulit yang mengalami penebalan pada kapalan bahkan jadi kurang sensitif dibanding dengan area sekitarnya.

Ukuran atau luas kulit yang mengeras karena kapalan juga sering kali lebih besar ketimbang mata ikan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

8 Cara Menghilangkan Mata Ikan secara Alami dan dengan Bantuan Obat
Kenali beragam cara menghilangkan mata ikan yang kerap kali tumbuh di kaki dan bisa sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari.
Bagikan artikel ini melalui

Meski demikian, kedua masalah kulit ini bisa sama-sama dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Penyebab mata ikan

Banyak orang mengira penyebab mata ikan dan kapalan juga sama, yakni hanya karena gesekan dan tekanan berulang terutama di bagian kaki. Padahal tidak demikian.

Penyebab mata ikan yang paling umum adalah infeksi infeksi human papilloma virus (HPV).

Virus itu selama ini mungkin lebih dikenal sebagai penyebab penyakit menular seksual (PMS) jengger ayam atau kutil kelamin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Alergi Obat
Alergi Obat
PENYAKIT
Kaki Rata
Kaki Rata
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
Gangguan Elektrolit

Gangguan Elektrolit

Penyakit
4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

Health
Leher Kaku

Leher Kaku

Penyakit
5 Buah yang Mudah Dicerna

5 Buah yang Mudah Dicerna

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.