Kompas.com - 20/08/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi kulit berminyak shutterstockIlustrasi kulit berminyak

KOMPAS.com - Salah satu masalah kulit yang jamak dikeluhkan adalah wajah berminyak.

Kulit wajah berminyak kerap mengganggu penampilan. Selain itu, wajah berminyak juga rentan memicu jerawat.

Melansir Medical News Today, kulit wajah berminyak bisa muncul saat kelenjar sebaceous memproduksi sebum terlalu banyak.

Sebum adalah zat berminyak yang berfungsi melembabkan kulit. Sebum penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Baca juga: Masker Oatmeal untuk Jerawat, Kulit Kering, dan Kulit Berminyak

Namun, terlalu banyak sebum dapat menyebabkan kulit berminyak, pori-pori tersumbat, dan timbul jerawat.

Terdapat beberapa ciri-ciri wajah berminyak, di antaranya:

  • Penampilan wajah berminyak dan mengkilap
  • Pori-pori terlihat besar atau kentara
  • Kulit wajah terlihat tebal atau kasar
  • Sering muncul jerawat
  • Pori-pori wajah gampang tersumbat
  • Muncul komedo

Tingkat keparahan kulit berminyak bisa berbeda-beda. Salah satunya dipengaruhi faktor genetika.

Perubahan hormon dan stres juga bisa meningkatkan produksi minyak berlebih di wajah atau bagian tubuh lainnya.

Baca juga: Kiat Memilih Micellar Water untuk Wajah Berjerawat dan Berminyak

Mengontrol kulit wajah berminyak membutuhkan ketelatenan perawatan kulit. Berikut beberapa cara mengurangi minyak berlebih di wajah:

1. Rutin cuci muka dengan cara yang benar

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Mencuci wajah secara teratur dapat mengurangi minyak berlebih di wajah.

Bagi pemilih kulit wajah berminyak, mencuci muka tak boleh dilakukan asal-asalan.

American Academy of Dermatology Association merekomendasikan cuci wajah secara teratur setiap pagi, sore, dan setelah berolahraga.

Cuci muka dengan sabun lembut dan ringan. Hindari sabun yang mengandung pewangi, pelembab tambahan, atau mengandung bahan kimia keras.

Beberapa bahan tersebut dapat membuat kulit wajah kering sesaat lalu memicu kulit memproduksi lebih banyak minyak.

Jangan menggunakan loofah, waslap, atau produk scrub saat mencuci muka karena bisa merangsang kulit menghasilkan lebih banyak minyak.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

2. Gunakan toner bebas alkohol

ilustrasi tonershutterstock/Syda Productions ilustrasi toner
Setelah mencuci muka, lanjutkan perawatan dengan menggunakan toner bebas alkohol.

Toner berbasis alkohol dapat membuat kulit kering dan merangsang produksi minyak lebih banyak.

Pilih toner atau astringen alami yang bisa menenangkan kulit, salah satunya berbahan witch hazel.

Witch hazel memiliki kandungan tanin yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai astringen alami dan antiperadangan.

Sebelum mencoba toner bebas alkohol untuk wajah berminyak, pastikan untuk mencobanya terlebih dahulu di bagian kulit lain yang tersembunyi, seperti lipatan lengan bagian dalam.

Jika ada tanda iritasi seperti kesemutan atau gatal setelah memakai toner, hentikan pemakaian.

Baca juga: 7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

3. Pastikan kulit wajah kering

Ilustrasi kulit berminyakshutterstock Ilustrasi kulit berminyak
Cara mengurangi minyak di wajah yang cukup sederhana namun kerap dilupakan adalah menjaga kulit tetap kering.

Pastikan pemilik wajah berminyak benar-benar mengeringkan wajah setelah cuci muka dan menggunakan toner.

Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk kulit dengan lembut menggunakan handuk atau kapas yang lembut.

Hindari menggosok-gosok kulit wajah dengan handuk atau waslap yang kasar karena bisa merangsang kulit menghasilkan minyak lebih banyak.

4. Gunakan kertas serap minyak

Ilustrasi wajah berminyakphasinphoto Ilustrasi wajah berminyak
Banyak produk kertas serap minyak khusus wajah yang mudah didapatkan di toko atau supermarket.

Kertas penyerap minyak ini memang tidak bisa mengurangi produksi minyak berlebih di wajah.

Namun, produk tersebut bisa digunakan untuk mengangkat minyak berlebih di kulit. Dengan begitu, wajah tidak mengkilap.

Baca juga: Teh Hijau untuk Jerawat: Manfaat dan Cara Menggunakan

5. Pakai masker wajah yang tepat

Ilustrasi masker oatmealshutterstock Ilustrasi masker oatmeal
Menggunakan beberapa masker organik juga bisa jadi cara mengurangi minyak berlebih di wajah.

Melansir Healthline, ada beberapa bahan masker wajah alami yang cocok untuk kulit berminyak.

Beberapa opsi bahan masker untuk kulit wajah berminyak dan berjewarat yakni madu, tanah liat, oatmeal, putih telur dan lemon, kacang almond, tomat, dan lidah buaya.

Hal yang perlu diperhatikan, produk masker organik atau berbahan alami tidak menjamin perawatan jadi bebas risiko iritasi.

Pastikan untuk mengujinya terlebih dahulu di bagian kulit yang tersembunyi. Jika tidak ada tanda iritasi, lanjutkan pemakaian.

Baca juga: Cara Mengatasi Jerawat yang Meradang

6. Oleskan pelembab

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Banyak pemilik wajah berminyak yang menghindari pelembab atau moisturizer karena khawatir produksi minyak di wajahnya semakin banyak.

Padahal, pelembab bisa bermanfaat bagi kulit apabila digunakan dengan cara yang benar.

Pastikan moisturizer untuk wajah berminyak menggunakan produk bebas minyak.

Pelembab bebas minyak dapat menjaga kelembaban sekaligus melindungi kulit tanpa terasa berminyak.

Studi pada 2014 menunjukkan, lidah buaya bisa digunakan sebagai moisturizer untuk wajah berminyak dan berjerawat.

Senyawa yang terkandung dalam lidah buaya memberikan efek menenangkan pada kulit.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan lidah buaya sebagai moisturizer untuk wajah berminyak, pastikan memilih produk bebas alkohol karena bisa mengiritasi kulit.

Selain mencoba beragam cara mengurangi minyak berlebih di wajah tersebut, jangan lupa untuk menjaga pola makan.

Hindari gorengan, makanan tinggi gula, dan makanan olahan agar produksi minyak di kulit tetap terkontrol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.