Kompas.com - 27/09/2020, 07:37 WIB
Ilustrasi makan berlebihan shutterstockIlustrasi makan berlebihan

KOMPAS.com - Sebagian besar orang pasti pernah merasa mengantuk dan sulit berkonsentrasi usai makan.

Sebenarnya, kondisi ini normal terjadi sebagai bagian dari pola pencernaan dan siklus tidur.

Tubuh memerlukan energi agar berfungsi optimal. Energi tersebut tentu didapatkan dari makanan yang kita konsumsi.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa memicu rasa kantuk usai melahap makanan.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Ini 5 Penyakit Kronis yang Ditandai Sakit Kepala

Makanan dipecah menjadi bahan bakar atau glukosa oleh sistem pencernaan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengapa Banyak Orang Mengantuk Usai Makan?
Banyak orang mengantuk usai makan. Apa penyebabnya?
Bagikan artikel ini melalui

Makronutrien seperti protein kemudian memberikan energi untuk tubuh kita.

Selain itu, siklus yang terjadi pada pencernaan juga bisa meningkatkan produksi hormon tetentu.

Misalnya, hormon kolesistokinin lukagon, dan amylin dilepaskan untuk meningkatkan rasa kenyang.

Hormon-hormon tersebut juga memungkinkan kenaikan gula darah dan produksi insulin untuk memungkinkan penyaluran energi ke sel.

Menariknya, tubuh juga menghasilkan hormon serotonin yang bisa memicu kantuk ketika kadarnya meningkat di otak.

Saat proses mencerna makanan, tubuh juga melepaskan hormon melatonin yang bisa menyebabkan rasa kantuk.

Namun, produksi hormon melatonin dipengaruhi oleh apa yang kita makan.

Makanan pemicu kantuk

Selain bagian dari siklus pencernaan, beberapa jenis makanan tertentu juga bisa memicu rasa kantuk.

Banyak riset membuktikan orang merasa mengantuk usai makan karena tubuh memproduksi banyak hormon serotonin.

Serotonin adalah zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.

Peningkatan serotonin ini bisa terjadi ketika kita mengonumsi Asam amino yang disebut triptofan.

Sedangkan karbohidrat membantu tubuh menyerap triptofan. Itu sebabnya, mengonsumsi makanan kaya triptofan dan karbohidrat bisa memicu rasa kantuk.

Selain itu, makan dalam porsi besar juga bisa memicu rasa kantuk karena menyebabkan kenaikkan gula darah.

Naiknya gula darah juga bisa menyebabkan energi menurun. Kondisi inilah yang bisa membuat kita mudah mengantuk.

Mencegah kantuk usai makan

Mengantuk usai makan bisa saja menganggu aktivitas harian kita, terutama rasa kantuk yang datang usai makan siang.

Mengantuk di siang hari tentu bisa membuat aktivitas terhambat, khususnya bagi mereka yang harus bekerja.

Baca juga: Stres Bisa Sebabkan Migrain, Begini Cara Mengatasinya

Untuk mencegah hal ini terjadi, kita bisa melakukan tips berikut:

1. Makan dalam porsi kecil dan sering

Daripada makan dalam porsi besar, sebaiknya kita makan dalam porsi kecil ssetiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energi.

Sepotong buah atau segenggam kacang sudah cukup untuk meningkatkan energi kita.

2. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup di malam hari akan membuat kitamerasa lebih berenergi saat bangun.

Itu sebabnya,ornag yang cukup tidur jarang merasakan kantuk di siang hari.

3. Lakukan olahraga ringan

Berolahraga ringan di siang hari, terutama setelah makan, dapat membantu mengurangi rasa lelah.

4. Hindari minum alkohol saat makan

Alkohol bisa membuat orang merasa lebih lelah yang memicu rasa kantuk.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mata Berair
Mata Berair
PENYAKIT
Sakit Perut
Sakit Perut
PENYAKIT
Perut Bunyi
Perut Bunyi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.