Kompas.com - 26/09/2020, 19:33 WIB

KOMPAS.com - Kondom adalah alat kontrasepsi yang bisa mencegah kehamilan sekaligus penyakit menular seksual.

Alat kontrasepsi ini dirancang sebagai penghalang untuk mencegah air mani bertemu dengan sel telur pasangan.

Konsep penggunaan kondom dibuat sebagai alat kontrasepsi sekali pakai.

Baca juga: Jenis KB yang Aman untuk Ibu Menyusui

Namun, ada sejumlah orang menggunakan kondom bekas yang sudah dicuci, dikeringkan, lalu digunakan kembali untuk berhubungan seks.

Para ahli tidak menganjurkan kondom bekas yang sudah dicuci untuk dipakai lagi. Berikut beberapa alasannya:

1. Menurunkan efektivitas perlindungan

Ilustrasi kondom.Shutterstock Ilustrasi kondom.
Menurut NHS, apabila digunakan sesuai petunjuk dengan cara yang benar, efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual bisa mencapai 98 persen.

Namun, penggunaan kondom bekas dikhawatirkan mengurangi efektivitas perlindungan tersebut.

Menurut sejumlah ahli, kondom bekas yang sudah digunakan rentan berlubang, robek, atau pecah.

Terkadang, ukuran lubangnya cukup kecil sehingga tak kasat mata.

Kendati masalah kecil, hal itu bisa berdampak besar pada kinerja alat kontrasepsi ini.

Baca juga: Cara Mengetahui Sperma Subur atau Tidak

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.