4 Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Kompas.com - 29/09/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi kanker serviks Ilustrasi kanker serviks

Padahal, apabila ditemukan lebih cepat, peluang keberhasilan atas pengobatan pra-kanker dan kanker serviks akan jauh lebih besar.

Baca juga: 10 Penyebab Kanker Serviks yang Harus Diwaspadai

Itu mengapa para wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin kanker serviks setelah aktif berhubungan seks atau setidaknya sudah berusia lebih dari 21 tahun.

Berikut ini adalah beberapa cara deteksi dini kanker serviks yang bisa dilakukan:

1. Pap smear

Pap smear adalah teknik sitologi yang diperkenalkan dr. G. Papanicolaou dan dr. A Babel pada 1928.

Hasil Pap smear dapat mendeteksi adanya infeksi HPV dan lesi pra-kanker serviks dengan melihat perubahan sel-sel yang terjadi di permukaan sel mulut rahim.

Guna meningkatkan akurasi hasil skrining kanker serviks, teknik ini sudah dikembangkan dengan metode sitologi berbasis cairan (Thin prep pap test).

Baca juga: 5 Gejala Awal Kanker Serviks Stadium Lanjut

The Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) merekomendasi pemeriksaan tes pap cara baru ini untuk mengatasi masalah negatif palsu yang sering terjadi pada pemeriksaan Pap smear konvensional.

Di Eropa, kebanyakan pemeriksaan Pap smear sudah dilakukan dengan metode Thin prep.

Angka sensitivitas pemeriksaan dengan metode Thin prep adalah 60-80 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X