Kompas.com - 08/10/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Lambung manusia dirancang bisa menghasilkan cairan asam dan enzim untuk membantu mencerna makanan.

Namun, gangguan pencernaan membuat cairan yang seharusnya berada di lambung atau perut tersebut, naik ke kerongkongan.

Gangguan kesehatan ini dikenal sebagai penyakit asam lambung.

Jika sudah parah atau kronis, seseorang dikatakan mengidap gastroesophageal reflux disease (GERD).

Menurut American Cancer Society, penderita penyakit asam lambung atau GERD memiliki lebih berisiko terkena penyakit kanker, terutama kanker kerongkongan dan tenggorokan.

Baca juga: Penyebab Asam Lambung Sering Naik di Malam Hari dan Cara Mengatasinya

Bagaimana asam lambung bisa menyebabkan kanker?

Naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan atau tenggorokan lambat laun dapat merusak lapisan dalam bagian saluran pernapasann

Hal itu bisa menyebabkan sel skuamosa atau sel pelapis kulit di saluran pernapasan berganti menjadi sel kelenjar.

Perubahan sel tidak normal atau sel abnormal di saluran kerongkongan ini dikenal sebagai barrett esophagus.

Semakin lama seseorang menderita penyakit asam lambung, semakin besar kemungkinannya mengalami barret esophagus.

Baca juga: 4 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Kebanyakan penderita barrett esophagus mengalami gejala asam lambung naik. Tapi, ada juga yang tidak bergejala sama sekali.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X