Kompas.com - 15/10/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi Diy13/ThinkstockIlustrasi

KOMPAS.com - Diare adalah gangguan pencernaan yang membuat penderitanya buang air besar (BAB) encer beberapa kali sehari.

Selain BAB encer, gejala diare adalah sakit perut, demam, ada darah atau lendir di kotoran BAB, kembung, dan mual.

Umumnya, diare adalah masalah pencernaan yang bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 48 jam.

Namun, jangan asal menyepelekan penyakit ini. Pasalnya, diare juga dapat sangat berbahaya dan mengancam jiwa.

Baca juga: 6 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan Manusia

Mengapa diare dapat sangat berbahaya?

Dilansir dari Mayo Clinic, diare yang tidak ditangani dengan tepat dapat membuat penderitanya cepat kehilangan cairan dan berisiko mengalami dehidrasi.

Diare dengan komplikasi dehidrasi dapat sangat berbahaya karena bisa mengancam jiwa.

Dehidrasi sangat berbahaya, terutama pada anak-anak, orang tua, dan pemiliki daya tahan tubuh lemah.

Tanda-tanda dehidrasi dan membutuhkan pertolongan medis darurat, antara lain:

  • Haus berlebihan
  • Mulut atau kulit kering
  • Kotoran BAB yang keluar sedikit atau tidak ada sama sekali
  • Lemas, lemah, dan pusing
  • Lelah dan tidak bertenaga
  • Urine berwarna gelap

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Diare, Bukan Hanya Makanan Pedas

Sedangkan tanda-tanda dehidrasi pada bayi dan si kecil membutuhkan bantuan medis segera, antara lain:

  • Popok tidak basah selama tiga jam atau lebih
  • Mulut dan lidah kering
  • Demam di atas 39 derajat Celsius
  • Menangis tanpa mengeluarkan air mata
  • Mengantuk, tidak responsif, rewel
  • Perut, mata, atau pipi jadi cekung

Jika ada tanda-tanda dehidrasi di atas, segera bawa ke dokter.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Konfabulasi
Konfabulasi
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.