4 Gejala Awal Gangguan Pendengaran akibat Penggunaan Headset

Kompas.com - 21/10/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi penggunaan headset ShutterstockIlustrasi penggunaan headset

Sebagai contoh, seseorang memilih mendengarkan suara paling kencang di gawai yang intensitasnya bisa mencapai 120 desibel.

Intensitas itu setara dengan kebisingan saat mendengarkan konser musik rock.

Pada level tersebut, seseorang dapat kehilangan pendengaran dalam rentang waktu 15 menit sampai sejam jika terlalu lama mendengarkan suara dengan intensitas hingga 120 desibel.

Baca juga: Gendang Telinga Pecah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Gejala awal gangguan pendengaran akibat pemakaian headset kurang tepat

Merangkum NIH, suara keras yang melebihi ambang dengar, berulang-ulang dan berlangsung lama, dapat menyebabkan kerusakan telinga dalam, terutama koklea (rumah siput), tepatnya pada sel-sel sensor bunyi (sel rambut luar).

Seseorang hanya diperkenankan berada pada lingkungan bising 100 dB (tanpa alat pelindung pendengaran) selama 15 menit.

Mendengarkan suara 90 dB selama tiga jam saja sudah dapat merusak organ pendengaran.

Hal ini seperti mendengar suara 155 dB (suara jet lepas landas) selama 30 detik.

Dengan demikian, mendengarkan musik atau suara dengan headset dengan volume maksimal disarankan hanya sekitar 5 menit sehari.

Baca juga: Telinga: Fungsi, Bagian, dan Cara Menjaga agar Tetap Sehat

Kehilangan pendengaran akibat penggunaan headset biasanya terjadi secara bertahap dan kumulatif.

Untuk memastikan diagnosis kehilangan pendengaran ini, diperlukan langkah pemeriksaan medis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X