Kompas.com - 31/10/2020, 23:03 WIB

Melansir Web MD, sembelit membuat usus penuh dan mendorong kandung kemih turun, sehingga penderitanya jadi sering kencing.

Dalam jangka panjang, sembelit juga dapat melemahkan otot-otot dasar panggul yang mengontrol usus dan kandung kemih.

Baca juga: Sering Kencing Saat Hamil Muda, Normalkah?

2. Infeksi Saluran Kencing

Alasan kenapas sering kencing yang cukup umum adalah infeksi saluran kencing.

Infeksi bakteri dapat menyerang ginjal, kandung kemih, atau saluran kencing.

Setelah terinfeksi, kandung kemih dapat membengkak dan susah menahan banyak air seni.

Tak hanya susah kencing, gejala infeksi saluran kencing lainnya yakni urine berwarna keruh, berdarah, dan mengeluarkan berbau tak sedap.

Selain gejala di atas, penderita infeksi saluran kencing juga bisa mengalami demam, kedinginan, mual, dan nyeri di perut samping atau bagian bawah.

3. Prostat

Pria memiliki kelenjar seukuran kacang kenari bernama prostat.

Kelenjar ini dapat membesar atau bengkak setelah usia 25 tahun.

Prostat yang membesar membuat aliran kencing terasa lemah dan tidak merata.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.