Kompas.com - 31/10/2020, 23:03 WIB

Sehingga, penderita prostat kerap merasakan sering kencing dan susah menahan kencing.

Baca juga: Sering Kencing: Penyebab, Diagnosis, Cara Mengatasi

4. Peradangan pada vagina

Vaginistis atau peradangan pada vagina disebabkan infeksi jamur, bakteri, dan virus.

Vaginistis juga bisa disebabkan penggunaan obat tertentu, perubahan hormon, efek bahan kimia, atau alergi pakaian tertentu.

Selain sering kencing, gejala vaginistis lainnya yakni vagina terasa gatal dan panas saat buang air kecil.

Selain itu, vaginistis juga ditandai keluarnya cairan berbau dari organ kewanitaan.

5. Otot pelvis melemah

Penyebab sering kencing lainnya yakni otot pelvis yang berada di perut bagian bawah melemah atau longgar.

Otot pelvis bisa melemah karena kehamilan, persalinan, atau kandung kemih keluar dari posisi normal.

Otot pelvis juga bisa melemah saat uretra atau saluranan pembuangan air kecil longgar.

Baca juga: Kenapa Jadi Sering Kencing setelah Minum Air Putih?

6. Diabetes

Sering kencing juga bisa menjadi gejala penyakit diabetes.

Ginjal penderita diabetes berupaya menyaring kelebihan gula, namun tidak mampu. Sehingga, gula menumpuk di urine.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.