3 Alasan Gorengan Selalu Dianggap Makanan Tak Sehat

Kompas.com - 12/11/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi Gorengan MielPhotos2008Ilustrasi Gorengan

KOMPAS.com - Sudah sejak lama gorengan terbukti sebagai salah satu makanan yang buruk.

Meski demikian, rasanya yang nikmat membuat banyak orang tetap mengonsumsinya.

Hanya sesekali mengonsumsinya mungkin tidak akan menyebabkan masalah kesehatan serius. Namun, terlalu sering akan berbahaya bagi kesehatan kita.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makanan Gosong Bisa Memicu Kanker?

Berikut penyebab gorengan selalu dianggap sebagai makanan yang buruk untuk kesehatan:

1. Tinggi kalori

Gorengan biasanya dimasak dengan minyak yang banyak. Cara pengolahan ini akan menambahkan banyak kalori pada makanan.

Selain itu, gorengan biasanya terbuat dari tepung yang juga kaya kalori dan lemak.

Misalnya, satu porsi kentang panggang biasanya mengandung 93 kalori dan 0 gram lemak.

Jika digoreng, kalori di dalamnya menjadi 319 kalori dan 17 gram lemak.

2. Tinggi lemak trans

Makanan yang digoreng dimasak dengan minyak pada suhu yang sangat tinggi. Proses ini akan memicu pembentukan lemak trans.

Selain itu, makanan yang digoreng sering kali dimasak dengan minyak sayur yang telah diproses dan mengandung lemak trans sebelum dipanaskan.

Halaman:

Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X