Kompas.com - 14/11/2020, 20:04 WIB
Ilustrasi vagina BarabasaIlustrasi vagina

Untuk mengetahui penyebab pasti, lakukan pemeriksaan fisik dan biopsi sel dinding vulva.

Kondisi ini biasanya bisa diobati dengan mandi air hangat untuk membantu meredakan gatal dan rasa terbakar.

Untuk kasus yang lebih parah, dokter biasanya meresepkan pengobatan steroid untuk mengurangi kemerahan, bengkak, dan gatal.

3. Herpes

Herpes genital adalah jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV).

Gejala herpes yang paling umum adalah munculnya lesi di vulva, vagina dan leher rahim.

Lesi tersebut bisa memicu rasa gatal dan sakit, serta area sekitar organ intim.

Penyakit ini biasanya diatasi dengan penggunaan obat antivirus. Selain itu, gunakan kondom saat berhubungan seks untuk mencegah penularan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Lichen Sclerosus

Penyakit ini sering terjadi pada wanita pasca menopause. Gejalanya bisa berupa muncul bintik-bintuk kecil pada vulva.

Bintik-bintik tersebut bisa membuat kulit mudah robek, memar, gatal, pendarahan, dan lecet.

Kondisi ini biasanya dipicu oleh sistem kekebalan yang terlalu aktif atau masalah hormonal.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X