Kompas.com - 26/12/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi eksema atau eksim Ilustrasi eksema atau eksim

KOMPAS.com - Eksim adalah kondisi saat kulit meradang, gatal, pecah-pecah, kasar, dan terkadang lecet.

Eksim bukanlah penyakit kulit yang menular. Masalah kulit ini jamak diidap anak-anak di bawah usia lima tahun.

Namun, eksim yang muncul sejak kanak-kanak terkadang bisa menetap sampai penderitanya dewasa.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Penyakit Eksim

Melansir Medical News Today, gejala eksim yang umum dirasakan penderitanya yakni:

  • Kulit kering sampai bersisik
  • Muncul ruam atau kemerahan di kulit
  • Gatal
  • Ada luka terbuka, berkerak, atau berair

Sedangkan penyebab eksim secara spesifik hingga kini belum diketahui. Tapi ahli kesehatan sementara menyimpulkan eksim dapat muncul karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Baca juga: Ciri-ciri Ruam Kulit Gejala Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak anak-anak terkena eksim jika orangtuanya juga memiliki masalah kulit sejenis. Selain itu, faktor lingkungan yang memicu eksim antara lain:

  • Iritan seperti alergi sabun, detergen, sampo, disinfektan, atau produk perawatan tubuh
  • Alergen seperti tungau, debu, hewan peliharaan, atau serbuk sari
  • Mikroba termasuk bakteri Staphylococcus aureus, virus, dan jamur
  • Perubahan cuaca yang sangat panas atau dingin
  • Keringat berlebihan
  • Makanan tertentu yang memicu alergi seperti produk susu, telur, kacang, kedelai, atau gandum
  • Stres
  • Perubahan hormon seperti saat hamil atau di seputar siklus menstruasi

Saat ini tidak ada obat untuk eksim yang khusus menyembuhkan masalah kulit ini.

Namun, perawatan yang tepat dapat membantu memperbaiki kondisi kulit sekaligus mencegah penyakit kulit ini kumat.

Baca juga: Gatal Akibat Tungau: Gejala dan Cara Mengatasi

Berikut beberapa cara mengobati eksim agar tidak gampang kambuh:

1. Terapi obat eksim

Ilustrasi obatShutterstock Ilustrasi obat
Melansir WebMD, eksim yang kerap kumat tak jarang menimbulkan frustasi karena bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.