Kompas.com - 02/01/2021, 06:06 WIB

KOMPAS.com - Sejumlah ibu hamil gamang saat akan minum madu. Pasalnya, ada fakta bayi di bawah usia satu tahun tidak boleh diberi madu.

Bayi di bawah usia satu tahun tidak boleh diberi madu karena zat ini mengandung kuman Clostridium botulinum yang dapat meningkatkan risiko infeksi fatal botulisme.

Sistem pencernaan bayi di bawah usia satu tahun belum berkembang sempurna untuk menghadapi segala jenis kuman, termasuk yang terkandung dalam madu.

Berkaca dari fakta tersebut, beberapa orang jadi mempertanyakan efek madu bagi janin.

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Es?

Bolehkah ibu hamil minum madu?

Dilansir dari Verywell Family, minum madu umumnya tidak berbahaya bagi ibu hamil.

Otoritasi kesehatan seperti American College of Obstetricians and Gynecologists AS juga tidak memasukkan madu ke dalam rekomendasi makanan dan minuman yang harus dihindari ibu hamil.

Terdapat beberapa alasan kenapa ibu hamil boleh minum madu. Pertama, sistem pencernaan orang dewasa termasuk ibu hamil dapat menangani mikroba seperti bakteri clostridium.

Usus orang dewasa yang sehat memiliki banyak flora pelindung yang bisa mencegah clostridium berbiak di saluran pencernaan. Hal itu dapat mencegah botulisme.

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Daging Kambing?

Ibu hamil juga tak perlu khawatir berlebihan dengan sistem daya tahan tubuh yang menurun selama mengandung buah hati.

Pada kehamilan sehat, perubahan flora pencernaan tidak sampai meningkatkan risiko botulisme.

Sedangkan alasan keduanya, racun botulisme tidak dapat menular ke janin. Studi pada 2010 menunjukkan, berat molekul toksin botulinum tidak mungkin melewati plasenta, terlebih menjangkau janin.

Itu artinya, ibu hamil yang minum madu dan memiliki spora botulisme di tubuhnya tidak bisa menularkan pada janin dalam kandungannya.

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Durian?

Manfaat madu untuk ibu hamil

Ilustrasi maduALLEKO Ilustrasi madu
Dilansir dari Parenting Firstcry, ada beberapa manfaat minum madu bagi ibu hamil, antara lain:

  • Memperkuat daya tahan tubuh
  • Membantu mengatasi sakit tenggorokan, batuk, flu, dan pilek
  • Membantu mengatasi sakit maag
  • Mengatasi susah tidur saat hamil
  • Membantu mencegah alergi
  • Menjaga kesehatan kulit kepala

Memilih madu untuk ibu hamil

Kendati minum madu umumnya aman untuk ibu hamil yang sehat, namun ada baiknya pasangan cermat memilih madu yang tepat.

Menurut Baby Centre, ibu hamil disarankan memilih madu yang sudah dipasteurisasi.

Pasteurisasi melibatkan proses pemanasan sampai suhu 71 derajat Celsius selama 15 sampai 30 detik, lalu didinginkan dengan cepat. Proses ini dapat membunuh kuman sekaligus mencegah madu mengkristal.

Selain itu, pastikan ibu hamil memilih madu berkualitas yang tidak diberi zat tambahan seperti sirup jagung, gula, dan zat tambahan lain.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Naga?

Takaran minum madu untuk ibu hamil

Minum madu untuk ibu hamil prinsipnya sama seperti mengonsumsi asupan lain, yakni tidak boleh berlebihan.

Ibu hamil cukup minum madu sebanyak tiga sampai lima sendok makan per hari. Takaran tersebut sudah mengandung setidaknya 180 sampai 200 kalori.

Madu termasuk asupan tinggi gula sederhana. Satu sendok madu mengandung sedtidaknya 60 kalori.

Sedangkan asupan kalori dari gula sederhana saat hamil tak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori per hari sekitar, yakni sekitar 1.800 hingga 2.400 kolori.

Jadi, takaran minum madu untuk ibu hamil sekitar empat sendok makan sudah cukup.

Perhatian, tidak semua ibu hamil boleh minum madu

Meskipun sebagian besar ibu hamil sehat boleh minum madu, tapi ada beberapa wanita mengandung yang tidak boleh mengonsumsi madu, yakni:

  • Ibu hamil dengan kadar gula darah tinggi
  • Ibu hamil penderita masalah pencernaan seperti penyakit radang usus
  • Ibu hamil yang sedang mengonsumsi antibiotik

Agar lebih aman, ada baiknya ibu hamil yang ingin minum madu terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.