Kompas.com - 03/01/2021, 18:05 WIB
Ilustrasi Insomnia OcusFocusIlustrasi Insomnia

KOMPAS.com – Sleep apnea adalah kondisi yang ditandai dengan gangguan pernapasan saat tidur.

Orang dengan sleep apnea mengalami beberapa kali jeda napas panjang saat mereka tidur.

Penyimpangan pernapasan sementara ini menyebabkan kualitas tidur yang lebih rendah dan memengaruhi suplai oksigen tubuh, yang berpotensi menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius.

Baca juga: 9 Gejala Sleep Apnea, Gangguan Tidur yang Bisa Picu Serangan Jantung

Melansir Sleep Foundation, sleep apnea dapat memengaruhi anak-anak maupun orang dewasa.

Sementara itu, dibanding wanita, pria lebih sering atau rentan mengalami kondisi ini.

Karena prevalensi sleep apnea dan potensi dampak kesehatannya, penting bagi orang-orang untuk mengetahui apa itu sleep apnea dan mengenal jenis, gejala, hingga penyebabnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenis-jenis sleep apnea

Ada tiga jenis sleep apnea yang dapat dialami seseorang, yakni:

  • Obstructive sleep apnea (OSA)

OSA terjadi ketika saluran napas di bagian belakang tenggorokan tersumbat secara fisik.

Kondisi itu dapat menyebabkan sesak napas sementara.

  • Central sleep apnea (CSA)

CSA terjadi karena ada masalah dengan sistem otak untuk mengendalikan otot yang terlibat dalam pernapasan.

Baca juga: 10 Dampak Buruk Kurang Tidur yang Perlu Diwaspadai

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X