Kompas.com - 15/01/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi olahraga mengenakan masker shutterstockIlustrasi olahraga mengenakan masker

KOMPAS.com - Olahraga telah terbukti membantu kita agar terhindar dari berbagai penyakit.

Bahkan, rutin olahraga pun juga bisa membantu orang-orang yang menderita penyakit tertentu untuk mengelola gejalanya, salah satunya diabetes.

Melansir Cleveland Clinic, olahraga membantu menurunkan kadar gula darah dan mengurangi kebutuhan insulin.

Ada beberapa jenis olahraga yang terbukti efektif untuk membantu penderita diabetes mengelola gejala.

Baca juga: Mengapa Ibu Hamil Bukan Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid 19?

Berikut jenis olahraga terbaik yang bisa dilakukan oleh penderita diabetes:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah olahraga paling populer dan sangat dianjurkan bagi penderita diabetes.

Untk mendapatkan manfaat maksimal, penderita diabetes disarankan rutin jalan kaki selama 30 menit sebanyak lima kali smeinggu.

2. Tai chi

Jenis olahraga ini berasal dari Cina. Tai chi menggunakan gerakan tubuh yang lambat dan halus untuk merilekskan pikiran dan tubuh.

Penelitian telah menunjukkan orang yang rutin melakukan tai chi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengendalian gula darah.

Rutin tai chi juga dapat meningkatkan vitalitas, energi, dan kesehatan mental.

3. Yoga

Olahraga ini menggabungkan gerakan yang mengalir untuk membangun kelenturan, kekuatan, dan keseimbangan.

Rutin yoga terbukti bermanfaat bagi orang dengan berbagai kondisi kronis, termasuk diabetes.

Yoga juga terbukti ampuh menurunkan stres dan meningkatkan fungsi saraf, yang mengarah pada peningkatan kondisi kesehatan mental dan kebugaran tubuh.

Bagi penderita diabetes, rutin yoga dapat meningkatkan kadar glukosa darah karena peningkatan massa otot.

4. Dansa

Dansa tidak hanya bagus untuk pembentukan tubuh. Olahraga ini juga membantu meningkatkan daya ingat dan kekuatan otak.

Bagi penderita diabetes, olahraga ini adalah cara yang menyenangkan dan menarik untuk meningkatkan aktivitas fisik, membantu penurunan berat badan, meningkatkan fleksibilitas, menurunkan gula darah, dan mengurangi stres.

Baca juga: Makanan untuk Meningkatkan Suasana Hati

5. Berenang

Gerakan dalam renang membantu meregangkan dan mengendurkan otot-otot tanpa memberi tekanan pada pada persendian.

Bagi mereka yang menderita diabetes atau berisiko terkena diabetes, penelitian menunjukkan bahwa renang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, membakar kalori, dan menurunkan tingkat stres.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari berenang, para ahli merekomendasikan untuk melakukannya tiga kali seminggu dengan durasi minimal 10 menit.

Tips aman berolahraga

Sebelum rutin melakukan olahraga, cobalah berkonsultasi dengan dokter guna memastikan jenis olahraga yang aman dan sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Lakukan olahraga secara perlahan, terutama jika Anda sudah lama tidak aktif secara fisik.

Agar risiko cedera berkurang, kita juga bisa melakukan tips berikut:

  • Periksa gula darah sebelum dan sesudah berolahraga sampai Anda menyadari bagaimana tubuh Anda merespons olahraga.
  • Lakukan pemanasan lima menit sebelum olahraga dan pendinginan lima menit setelah berolahraga.
  • Minum banyak air sebelum, selama dan setelah berolahraga untuk mencegah dehidrasi.
  • Hindari berolahraga dalam suhu yang sangat panas atau dingin.
  • Kenakan sepatu dan kaus kaki yang tepat untuk melindungi kaki.

Seperti halnya olahraga apa pun, selalu perhatikan kondisi tubuh. Jika Anda tiba-tiba mengalami sesak napas,atau pusing, hentikan aktiivtas olahraga Anda.

Setelah itu, lakukan pemeriksaan dokter untuk mengetahui masalah yang terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.