Kompas.com - 17/01/2021, 16:00 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasa sulit berbahagia dan tidak lagi hal yang terasa menarik dalam hidup?

Berada di fase seperti itu memang terasa tidak nyaman. Hidup terasa hampa dan membosankan.

Dalam dunia medis, kondisi tersebut ternyata dikenal dengan istilah anhedonia.

Anhedonia bisa terjadi karena adanya gangguan depresi mayor dan berbagai gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia, dan psikosis.

Selain itu, anhedonia juga bisa menjadi tanda adanya gangguan fisik seperti penyakit parkinson, diabetes, dan penyakit arteri koroner.

Baca juga: Penerima Vaksin Covid 19 Tetap Bisa Tularkan Virus Corona, Mengapa?

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia
Anhedonia bisa membuat penderitanya merasa sulit berbahagia dan tidak lagi merasa tidak lagi ada hal yang menarik dalam hidupnya. Apa penyebabnya?
Bagikan artikel ini melalui

Gejala

Ada dua tipe anhedonia yang biasa terjadi, yakni anhedonia fisik dan sosial.

Anhedonia fisik membuat penderitanya tidak mampu merasakan kebahagiaan atau kenikmatan dari sentuhan seperti makan, berpelukan dengan orang tersayang, atau berhubungan seks.

Anhedonia sosial membuat penderitanya tidak tertarik melakukan kontak sosial dan tidak merasa bahagia atau senang saat berada dalam situasi sosial.

Gejala anhedonia yang umum terjadi antara lain:

  • isolasi diri
  • kurangnya hubungan atau penarikan dari hubungan sebelumnya
  • perasaan negatif terhadap diri sendiri dan orang lain
  • kemampuan emosional yang berkurang, termasuk kurang ekspresi verbal atau nonverbal
  • kesulitan menyesuaikan diri dengan situasi sosial
  • kecenderungan untuk menunjukkan emosi palsu, seperti berpura-pura bahagia di sebuah acara pernikahan
  • kehilangan libido atau kurangnya minat pada keintiman fisik
  • sering jatuh sakit.

Penyebab

Anhedonia adalah gejala utama dari depresi. Akan tetapi, tidak semua orang yang menderita anhedonia mengalami depresi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.