Kompas.com - 01/02/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi batu empedu Shutterstock/Emily frostIlustrasi batu empedu

KOMPAS.com - Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras dan dapat terbentuk di kantong empedu.

Kantung empedu adalah organ kecil berbentuk buah pir di sisi kanan perut, tepat di bawah hati.

Kantung empedu menampung cairan pencernaan yang disebut empedu yang dilepaskan ke usus kecil.

Batu empedu memiliki ukuran yang beragam, mulai dari butiran pasir hingga sebesar bola golf.

Terbentuknya batu empedu bisa mengakibatkan penyumbatan dan memicu gejala berikut:

  • Nyeri tiba-tiba di bagian kanan atas perut
  • Nyeri yang tiba-tiba dan cepat meningkat di bagian tengah perut, tepat di bawah tulang dada
  • Nyeri punggung di antara tulang belikat
  • Sakit di bahu kanan
  • Mual atau muntah.

Baca juga: Tanda Awal Serangan Jantung yang Kerap Tak Disadari

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

3 Hal Penyebab Terbentuknya Batu Empedu
Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras dan dapat terbentuk di kantong empedu dna bisa memicu komplikasi serius. Apa penyebabnya?
Bagikan artikel ini melalui

Dalam jangka panjang, batu empedu bisa memicu berbagai kolesistitis akut.

Ketika batu empedu menyumbat saluran tempat empedu bergerak dari kantong empedu, hal itu dapat menyebabkan peradangan dan infeksi di kantong empedu.

Kondisi ini dikenal sebagai kolesistitis akut yang termasuk dalam keadaan darurat medis.

Gejala yang terkait dengan kolesistitis akut meliputi:

  • nyeri hebat di perut bagian atas atau punggung kanan tengah
  • demam
  • panas dingin
  • kehilangan nafsu makan
  • mual dan muntah.

Segera temui dokter jika gejala ini berlangsung lebih dari 1 hingga 2 jam atau memicu demam.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X