Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2021, 06:05 WIB

KOMPAS.com - Serat merupakan nutrisi penting yang membantu kesehatan pencernaankita.

Nutrisi ini bisa kita dapatkan lewat makanan yang berasal dari tumbuhan.

Pada dasarnya, manusia membutuhkan dua jenis serat untuk menunjang kesehatannya, yakni serat larut dan tidak larut.

Mengonsumsi dua jenis serat tersebut dalam jumlah yang cukup tak hanya membantu menyehatkan pencernaan.

Tapi, juga membantu kita agar terhindar dari risiko penyakit kronis tertentu.

Baca juga: Berbagai Gejala Tak Umum Covid 19 yang Jarang Diketahui

Apa beda serat larut dan tak larut?

Sera larut merupakan jenis serat yang dapat larut dalam air dan cairan tubuh.

Jenis serat ini akan membentuk gel saat melewati tubuh. Ketika sampai ke usus besar, jenis serat ini bisa menjadi makanan bakteri usus baik.

Bakteri usus ini memiliki sejumlah manfaat kesehatan seperti melindungi obesitas dan diabetes.

Sementara itu, serat tidak larut merupakan jenis serat yang menyerap dan menempel pada bahan lain untuk membentuk tinja.

Jenis serat ini juga berfung melunakan feses agar mudah dikeluarkan oleh tubuh.

Manfaat serat

Kedua jenis serat tersebut penting untuk kesehatan. Berikut berbagai manfaat serat:

1. Melancarkan pencernaan

Serat membantu tinja agar lebih mudah dikeluarkan sehingga mencegah sembelit.

2. Menyehatkan jantung

Serat membantu menurunkan kolesterol dan dapat membantu mencegah serta mengontrol tekanan darah tinggi.

3. Mencegah kanker

Beberapa penelitian telah membuktikan asupan serat yang cukup membantu menurunkan risiko kanker kolorektal dan kanker payudara.

4. Mencegah diabetes

Serat membantu mengurangi risiko diabetes dengan menyeimbangkan kadar gula dalam darah.

Baca juga: 5 Penyebab Serangan Jantung yang Sering Tak Disadari

5. Mengontrol berat badan

Serat membuat kita kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan. Oleh sebab itu, konsumsi serat yang cukup juga membantu mencegah obesitas.

Secara spesifik, serat larut juga memberikan manfaat berikut:

  • Mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap lemak.
  • Menurunkan kolesterol dan kadar gula darah.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan bakteri usus baik, yang menurunkan peradangan dalam tubuh dan membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.

Sementara itu, serat tak larut memiliki manfaat berikut:

  • Membantu tubuh memproses limbah dengan lebih baik.
  • Meningkatkan kesehatan usus.
  • Mencegah dan mengobati sembelit.
  • Mengurangi risiko kondisi kolorektal, seperti wasir dan divertikulitis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+