Kompas.com - 03/02/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi Covid 19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid 19

KOMPAS.com- Meski vaksin Covid-19 telah diberikan ke beberapa orang, bukan berarti kita harus melupakan protokol kesehatan.

Spesialis penyakit menular Kristin Englund juga berkata, memakai masker, menjaga jarak, dan rutin cuci tangan tetap perlu kita lakukan meski telah ditemukan vaksin.

"Mendapatkan vaksinasi bukan berarti kita bisa kembali ke kehidupan sebelumnya. Sampai kita mencapai kekebalan kelompok, pemberian vaksin tetap harus diiringi dengan protokol kesehatan," ucap Englund.

Untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, perlu 50 hingga 80 persen orang di dunia ini yang mendapatkan vaksinasi.

Baca juga: Berbagai Gejala Tak Umum Covid 19 yang Jarang Diketahui

Tentunya, butuh waktu untuk mencapai target tersebut.

“Vaksin ini tentu bisa menjadi jalan keluar untuk mengakhiri pandemi. Tapi, bukan berarti kita bisa langsung mengakhiri pandemi ini," tambahnya.

Itu sebabnya, kita masih perlu menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker ketika beraktivitas.

Berikut berbagai alasan yang membuat kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin:

1. Perlu waktu agar vaksin bekerja efektif

Perlu waktu agar vaksin bekerja efektif untuk melawan pandemi. Tingkat efektivitas vaksin untuk mengakhiri pandemi ini mencapai 94 hingga 95 persen.

Namun, manfaat tersebut tidak bisa kita dapatkan hanya dalam sekali vaksinasi.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.