Kompas.com - 20/02/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi asam lambung Emily FrostIlustrasi asam lambung

KOMPAS.com - Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan sakit perut di bagian atas yang berulang-ulang.

Dispepsia bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu kondisi atau penyakit tertentu.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait gejala, penyebab, sampai cara mengatasi dispepsia.

Baca juga: 7 Gejala Usus Buntu, Tak Hanya Sakit Perut Sebelah Kanan

Gejala dispepsia

Dilansir dari WebMD, dispepsia adalah gangguan pencernaan yang banyak diderita. Gejala dispepsia yang cukup banyak dikeluhkan, antara lain:

  • Sakit perut bagian atas atau perut bagian atas terasa panas
  • Perut kembung atau begah
  • Sering bersendawa
  • Mual dan muntah
  • Ada rasa asam di mulut
  • Perut keroncongan

Gejala dispepsia umumnya semakin meningkat saat seseorang dalam kondisi stres.

Terkadang, dispepsia juga sampai menimbulkan heartburn atau rasa panas dan nyeri di perut bagian atas sampai ke dada.

Baca juga: 6 Gejala Asam Lambung Naik, Tak Hanya Mual dan Sakit Perut

Penyebab dispepsia

Ilustrasi Gerd.SHUTTERSTOCK/NAMTIPSTUDIO Ilustrasi Gerd.
Ada beberapa kondisi dan penyakit yang bisa jadi penyebab dispepsia, antara lain:

  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Efek samping obat tertentu yang mengiritasi lambung
  • Masalah emosional seperti gangguan kecemasan atau depresi
  • Penyakit maag
  • Penyakit asam lambung kronis atau GERD
  • Infeksi bakteri H. pylori
  • Sindrom iritasi usus
  • Radang lambung
  • Batu empedu
  • Penyakit hati
  • Radang pankreas
  • Penyakit tiroid
  • Kehamilan
  • Kanker perut

Selain penyebab di atas, dispepsia juga bisa disebabkan faktor gaya hidup seperti makan terlalu banyak, terlalu cepat, makan makanan tinggi lemak, merokok, dan kelelahan.

Baca juga: 15 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Tak Selalu Usus Buntu

Cara mengatasi dispepsia

Ilustrasi obatShutterstock Ilustrasi obat
Melansir Medical News Today, cara mengobati dispepsia perlu disesuaikan dengan penyebab mendasarnya.

Beberapa pengobatan untuk dispepsia antara lain antasida, H-2-receptor, proton pump inhibitors (PPI), antibiotik, prokinetik, antidepresan, sampai terapi konseling.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tips Agar Bibir Tidak Kering saat Puasa

6 Tips Agar Bibir Tidak Kering saat Puasa

Health
7 Tanda Penyakit Jantung Aritmia yang Perlu Diwaspadai

7 Tanda Penyakit Jantung Aritmia yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengenal Gejala Inkonsistensia Urine pada Pasien Parkinson

Mengenal Gejala Inkonsistensia Urine pada Pasien Parkinson

Health
Tips Menjalani Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi

Tips Menjalani Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi

Health
Bahaya Tidur Setelah Sahur

Bahaya Tidur Setelah Sahur

Health
Amankah Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil?

Amankah Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil?

Health
Ciri-Ciri Tahi Lalat yang Memicu Kanker

Ciri-Ciri Tahi Lalat yang Memicu Kanker

Health
Efek Buruk Minum Kopi saat Buka Puasa

Efek Buruk Minum Kopi saat Buka Puasa

Health
Bayi Jatuh dari Tempat Tidur, Kapan Perlu Waspada?

Bayi Jatuh dari Tempat Tidur, Kapan Perlu Waspada?

Health
Mengenal gejala Parkinson dan Cara Mengelolanya

Mengenal gejala Parkinson dan Cara Mengelolanya

Health
Siapa Saja Ibu Hamil yang Berisiko Tinggi Terkena Preeklamsia?

Siapa Saja Ibu Hamil yang Berisiko Tinggi Terkena Preeklamsia?

Health
4 Penyakit Akibat Darah Tinggi yang Bisa Mengancam Jiwa

4 Penyakit Akibat Darah Tinggi yang Bisa Mengancam Jiwa

Health
Memahami Hubungan Salesma dan Diare

Memahami Hubungan Salesma dan Diare

Health
10 Ciri-ciri Preeklamsia pada Ibu Hamil

10 Ciri-ciri Preeklamsia pada Ibu Hamil

Health
5 Cara Cepat Mengatasi Diare

5 Cara Cepat Mengatasi Diare

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X