Kompas.com - 28/02/2021, 06:08 WIB
Ilustrasi AppleZoomZoomIlustrasi

KOMPAS.com - Kebiasaan buang air besar (BAB) masing-masing orang sangat mungkin berbeda.

Tidak ada frekuensi normal pasti kapan seseorang harus pergi ke toilet untuk BAB setiap hari.

Ada orang yang terbiasa BAB sekali dalam sehari.

Baca juga: Buang Air Besar Normalnya Berapa Kali Sehari?

Ada pula orang yang terbiasa baru BAB dua hari sekali.

Jika frekuensi kebiasaan BAB itu berubah, tapi dalam beberapa hari saja bisa normal lagi, hal tersebut seharusnya tidak jadi kekhawatiran.

Tapi, BAB secara terus menerus lebih dari biasanya dapat menandakan kondisi medis yang mendasari, yang mungkin memerlukan perawatan.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab sering BAB yang bisa saja terjadi:

1. Pola makan

BAB secara teratur adalah tanda positif bahwa sistem pencernaan berfungsi dengan baik.

Melansir Health Line, jika Anda baru saja mengubah kebiasaan makan dan makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian, Anda mungkin akan melihat peningkatan pergerakan usus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X