Kompas.com - 09/03/2021, 10:07 WIB
Ilustrasi makan. SHUTTERSTOCK/CHAAY_TEEIlustrasi makan.

KOMPAS.com – Nyeri dada adalah keluhan yang bisa muncul karena beragam alasan.

Jika terjadi saat menelan makanan atau minuman, nyeri dada tersebut bisa jadi akibat menelan sesuatu yang terlalu panas atau terlalu besar.

Tetapi terkadang, gejala ini memang dapat disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya.

Baca juga: 15 Penyebab Nyeri Dada dan Sakit Punggung Terjadi Bersamaan

Sejumlah kondisi dapat menyebabkan nyeri terus-menerus di dada setelah menelan, termasuk peradangan di kerongkongan (pipa makanan), refluks asam lambung, atau hernia hiatus.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa kemungkinan penyebab nyeri dada saat menelan yang baik diantisipasi:

1. Iritasi atau cedera

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkadang, saluran yang menghubungkan mulut ke lambung, yakni kerongkongan mengalami peradangan iritasi.

Merangkum Medical News Today, kondisi itu pun bisa menyebabkan rasa sakit saat menelan.

Beberapa penyebab radang dan iritasi pada kerongkongan atau esofagus yang bisa terjadi, termasuk:

  • Menelan makanan yang terlalu panas, tajam, atau besar
  • Menelan benda asing
  • Sering muntah yang mungkin disebabkan oleh penyakit tertentu, kehamilan, atau gangguan makan seperti bulimia
  • Infeksi seperti sariawan atau virus herpes simpleks
  • Menelan bahan kimia yang mengiritasi

Iritasi akut pada kerongkongan mungkin dapat membaik dengan sendirinya.

Baca juga: 2 Penyebab Nyeri Dada Saat Membungkuk yang Perlu Diwaspadai

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X