Kompas.com - 13/03/2021, 12:07 WIB
Ilustrasi kulit wajah kering. PEXELS/JENNA HAMRAIlustrasi kulit wajah kering.

KOMPAS.com - Kebanyakan orang menganggap kulit sensitif sebagai kulit yang mudah teriritasi.

Dengan kulit sensitif, Anda mungkin menemukan bahwa pemakaian produk atau faktor lingkungan tertentu menyebabkan kulit kemerahan, gatal, atau bahkan teriritasi dan berjerawat.

Namun, ada beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan gejala serupa.

Baca juga: 5 Jenis Kulit dan Ciri-cirinya yang Baik untuk Diketahui

Rosacea, eksim, dan dermatitis kontak alergi sering disalahartikan sebagai kulit sensitif.

Dokter kulit adalah sumber daya terbaik untuk menentukan penyebab masalah kulit Anda dan mengembangkan rencana perawatan terbaik.

Untuk mengetahui apakah itu kulit sensiti atau bukan, dokter mungkin akan bertanya apakah Anda mengalami beberapa gejala umum.

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa menjadi gejala kulit sensitif untuk diketahui:

1. Kulit yang reaktif

Melansir Health Grades, apabila Anda memiliki kulit sensitif, Anda mungkin menyadari bahwa Anda mengalami gejala sebagai respons terhadap pemicu tertentu.

Pemicu umum termasuk sabun, deterjen, wewangian, parfum, produk perawatan kulit, dan produk rumah tangga.

Selain itu, paparan udara dingin, matahari, dan angin bisa memicu flare, yakni timbulnya gejala secara tiba-tiba dengan derajat yang berat.

Dokter kulit secara umum dapat membantu Anda mengetahui apa yang mungkin perlu Anda hindari dan memilih produk yang paling sesuai untuk kulit Anda.

Baca juga: Dokter Sebut Ubah Warna Kulit Jadi Putih Bisa Picu Kanker Kulit

2. Kulit kemerahan

Kebanyakan orang dengan kulit sensitif mengalami kemerahan pada kulit. Ini bisa berupa ruam merah, benjolan merah, blushing dan flushing (peronaan), atau bahkan pembuluh darah merah yang melebar (telangiectasias).

Biasanya, kemerahan akan hilang setelah menghilangkan iritan atau dengan perawatan ringan.

Tapi, terkadang kemerahan bisa bertahan lebih lama, terutama telangiektasis.

Perawatan laser sering kali bisa sangat membantu orang dengan kemerahan yang membandel.

3. Kulit gatal

Kulit sensitif Anda mungkin sering terasa gatal dan kencang, apalagi setelah dibersihkan dengan produk yang terlalu keras.

Penggunaan air panas pada kulit bisa memperburuk keadaan.

Baca juga: Waspada, Paparan Sinar UV dari Matahari Bisa Picu Kanker Kulit

Anda mungkin akan merasakan gatal terutama saat udara dingin dan kering.

Jika rasa gatal ini diatasi dengan menggaruk, hal iti bisa menyebabkan lebih banyak iritasi dan bahkan infeksi.

Bicaralah dengan dokter Anda tentang cara yang lebih baik untuk menghentikan rasa gatal.

4. kulit terasa perih dan terbakar

Kulit Anda mungkin terasa perih dan terbakar saat Anda membersihkan dengan atau menggunakan produk yang “terlalu kuat” bagi Anda.

Hal ini umum terjadi pada gel, produk dengan alkohol, dan banyak produk jerawat atau produk anti-aging.

Meskipun ini biasanya bersifat sementara, namun bisa sangat tidak nyaman dan bahkan menyakitkan.

Jika ada sesuatu yang menyebabkan kulit Anda perih atau terbakar, hilangkan bahan pemicu secepat mungkin dan bilas dengan air dingin.

5. Kulit kering

Meskipun orang-orang dengan kulit sensitif mungkin memiliki masalah dengan jerawat, mereka sering kali mengalami kekeringan yang mendasarinya, bukan karena kondisi kulit berminyak.

Baca juga: 17 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Memiliki kulit yang sangat kering juga bisa menjadi penyebab sensitivitas, karena kulit yang sangat kering tidak melindungi ujung saraf di kulit dengan baik.

Anda kemungkinan besar akan memiliki lebih banyak masalah dengan kulit kering dalam cuaca dingin dan kering dan saat terkena angin.

Menggunakan pelembap yang lembut dan melindungi kulit Anda dari berbagai unsur dapat membantu melawannya.

6. Sering mengalami ruam

Merangkum WebMD, kulit sensitif dapat bereaksi dengan ruam merah, kering, bersisik, atau bergelombang saat terkena pemicu.

Hal ini terutama berlaku untuk produk yang tertinggal di kulit Anda, seperti krim wajah.

Anda mungkin mengalami ruam dengan sangat cepat setelah kontak dengan produk tersebut.

Ruam bisa menjadi tidak nyaman, tidak sedap dipandang, dan membandel.

Baca juga: 17 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Namun, jika Anda alergi terhadap sesuatu, dampaknya akan lebih serius daripada kulit sensitif.

Anda mungkin memerlukan perawatan resep dari dokter kulit untuk menghilangkan ruam yang disebabkan oleh iritasi atau alergi.

7. Rentan alami breakout

Jika Anda memiliki kulit sensitif, Anda mungkin mengembangkan breakout yang terlihat seperti jerawat dengan benjolan merah dan pustula.

Jika Anda memiliki kulit sensitif dan berjerawat, Anda mungkin memerlukan bantuan dokter untuk menemukan produk yang tepat untuk menjaga kulit Anda tetap bersih tanpa menyebabkan iritasi.

8. Kulit mudah terkelupas

Terutama jika memiliki kulit kering, Anda mungkin mengalami banyak pengelepuasan kulit.

Kondisi ini bisa saja memengaruhi penampilan atau rasa percaya diri dan terkadang terlihat seperti ketombe.

Jika pengelupasannya dalam atau jika Anda mengupas kulit ini, hal itu dapat menimbulkan luka terbuka dan rasa nyeri yang berisiko infeksi dan bahkan jaringan parut.

Baca juga: 11 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami

9. Kulit mudah terbakar sinar matahari

Kulit sensitif Anda lebih rentan terhadap efek berbahaya dari matahari.

Jika kulit Anda sudah teriritasi atau mengelupas, Anda berisiko lebih tinggi terkena efek berbahaya dari matahari.

Anda harus selalu memakai tabir surya saat berada di luar, terutama di wajah Anda.

Karena beberapa bahan dalam tabir surya dapat menyebabkan reaksi alergi, carilah yang mengandung seng oksida atau titanium dioksida.

Anda juga disarankan memilih tabir surya berspektrum luas dan memiliki SPF 30 atau lebih tinggi.

Baca juga: Sudahi Perdebatan, Ini Waktu Berjemur yang Tepat Hasil Kajian Perdoski

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
Trombosis Vena Dalam (DVT)

Trombosis Vena Dalam (DVT)

Penyakit
Myelofibrosis

Myelofibrosis

Penyakit
5 Makanan Pantangan Penderita Penyakit Liver

5 Makanan Pantangan Penderita Penyakit Liver

Health
Hiperpituarisme

Hiperpituarisme

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.