Kompas.com - 19/03/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi meditasi di kantor John Lund/Tiffany SchoeppIlustrasi meditasi di kantor

Sebaliknya, kondisi lingkungan yang redup atau gelap memberikan kode kepada otak untuk memproduksi lebih banyak melatonin. Dengan begitu, tubuh bisa merasa mengantuk.

Coba atur ulang kontrol paparan cahaya sehari-hari. Di pagi hari, pastikan tirai dan jendela dibuka, lalu sejenak berjemur atau jalan kaki ringan di luar kamar.

Di malam hari menjelang tidur, redupkan lampu di tempat tidur dan hindari paparan cahaya yang terang dari komputer, telepon pintar, atau televisi.

Paparan cahaya dari layar gawai dapat menstimulasi otak selama beberapa jam dan memicu susah tidur.

Baca juga: 3 Bahaya Tidur Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

2. Latihan relaksasi

Relaksasi juga bisa membantu tidur lebih teratur dan istirahat jadi lebih nyenyak.

Dalam kondisi stres atau cemas, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol yang membuat kalian semakin terjaga.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

10 Cara Agar Tidur Bisa Teratur
Tidur tidak teratur meningkatkan risiko depresi, kegemukan, hipertensi, diabetes, sampai penyakit jantung. Begini cara agar tidur bisa teratur...
Bagikan artikel ini melalui

Untuk itu, sebelum tidur pastikan kalian membuat ritual latihan relaksasi yang menenangkan.

Pilihannya bisa dengan yoga dengan fokus pernapasan, peregangan ringan, meditasi, latihan bernapas dalam-dalam, menulis jurnal, membaca buku, atau minum teh herbal bebas kafein.

3. Hindari kafein dan alkohol

Kafein dan alkohol dapat menstimulasi sistem saraf pusat otak selama beberapa jam setelah diminum.

Kafein tak hanya kopi. Tapi juga bisa berasal dari teh, cokelat, minuman berenergi, sampai soda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
Gangguan Elektrolit

Gangguan Elektrolit

Penyakit
4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

Health
Leher Kaku

Leher Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.