Kompas.com - 19/03/2021, 14:15 WIB
Hilangnya massa tulang penderita osteoporosis terjadi secara berkelanjutan dan dalam jangka panjang. ShutterstockHilangnya massa tulang penderita osteoporosis terjadi secara berkelanjutan dan dalam jangka panjang.

KOMPAS.com - Wanita berisiko tinggi mengalami osteoporosis. Risiko ini akan meningkat terutama saat masa menopause.

Tulang ibarat jaringan di tubuh yang bisa rusak dan bisa diganti.

Ketidakseimbangan antara pembentukan tulang, penyerapan atau reabsorpsi mineral mempengaruhi kepadatan tulang yang memicu osteoporosis.

Akibatnya, tulang menjadi rapuh dan mudah nyeri saat mengangkat beban.

Osteoporosis meningkatkan risiko patah tulang dan cedera pada tulang.

Dalam kasus yang parah, batuk atau bersin pun dapat menyebabkan patah tulang.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Alasan Wanita Rentan Mengalami Osteoporisis dan Cara Mengatasinya
Pada wanita, risiko osteoporisis semakin tinggi karena gangguan hormonal tertentu seperti masalah tiroid atau menopause. Bagaimana mengatasinya?
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: 3 Cara Air Liur Bisa Menularkan Penyakit

Mengapa wanita rentan mengalami osteoporosis?

Manusia mencapai kepadatan tulang maksimum antara usia 25 hingga 30 tahun.

Setelah itu, tulang akan mengalami pengeroposan yang lambat dan stabil terutama setelah usia 40 tahun.

Pada wanita, kehilangan kepadatan tulang bisa dipercepat karena gangguan hormonal tertentu seperti masalah tiroid atau menopause.

Wanita juga memiliki kerangka tulang yang lebih kecil dibandingkan dengan pria.

Halaman:

Sumber NDTV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.