Kompas.com - 21/03/2021, 14:15 WIB
Ilustrasi serangan jantung, jantung berdebar ShutterstockIlustrasi serangan jantung, jantung berdebar

KOMPAS.com - Penyakit jantung koroner menyebabkan kematian terbesar karena penanganan yang terlambat.

Sebab, penyakit ini seringkali terdiagnosis ketika gejala telah berkembang dan memengaruhi seluruh tubuh.

Jantung koroner terjadi karena penebalan dan penyempitan arteri koroner.

Akibatnya, aliran darah dan oksigen yang membawa nutrisi ke jatung terhambat. Tentu saja hal ini bisa membawa konsekuensiserius bagi tubuh.

Baca juga: Mengenal Beda Diabetes Tipe1 dan Tipe 2

Tanpa aliran darah yang cukup, tubuh bisa mengalmai sesak atau nyeri di dada.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner bisa menyebabkan komplikasi serius. Lalu bagaimana cara mencegahnya?
Bagikan artikel ini melalui

Seiring waktu, jantung harus bekerja lebih keras, yang memicu terjadinya gagal jantung atau aritmia.

Arteri yang rusak juga dapat menyebabkan penyumbatan atau pembekuan darah di seluruh tubuh, yang bisa memicu serangan jantung.

Menurut ahli jantung dari Johns Hopkins Ciccarone Center, Seth Martin, penyakit jantung koroner berkembang secara perlahan.

"Jadi, Anda bisa melakukan pencegahan sebelum terjadi komplikasi serius," tambah dia.

Cara mencegah penyakit jantung koroner

Cara utama untuk mencegah penyakit jantung koroner adalah dengan mengendalikan faktor risikonya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Listeriosis
Listeriosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Health
Purpura Trombositopenia Idiopatik

Purpura Trombositopenia Idiopatik

Penyakit
4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

Health
10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

Health
Konstipasi

Konstipasi

Penyakit
Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Health
Hookworm Infection

Hookworm Infection

Penyakit
Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Faringitis

Faringitis

Penyakit
7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Health
Sakit Perut

Sakit Perut

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.