Kompas.com - 26/03/2021, 10:05 WIB
Ilustrasi serangan jantung saat olahraga blanscapeIlustrasi serangan jantung saat olahraga

KOMPAS.com - Penyakit jantung adalah sebutan untuk menggambarkan berbagai kondisi abnormal pada organ jantung dan pembuluh darah di sekitarnya.

Penyakit di bawah “payung” penyakit jantung yang dapat terjadi di antaranya meliputi:

  • Penyakit pembuluh darah, seperti penyakit arteri koroner
  • Masalah irama jantung (aritmia jantung)
  • Cacat jantung sejak lahir (penyakit jantung bawaan)
  • Penyakit katup jantung
  • Penyakit otot jantung (kardiomiopati)
  • Infeksi jantung

Baca juga: 6 Jenis Penyakit Jantung dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

Jika menyerang, berbagai bentuk penyakit jantung ini kiranyapenting untuk dapat diobati agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya.

Berikut ini adalah beberapa komplikasi penyakit jantung yang perlu diwaspadai:

1. Gagal jantung

Melansir Mayo Clinic, gagal jantung adalah salah satu komplikasi penyakit jantung yang paling umum terjadi.

Gagal jantung terjadi ketika jantung Anda tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda.

Gagal jantung dapat terjadi akibat berbagai bentuk penyakit jantung, termasuk cacat jantung, penyakit kardiovaskular, penyakit katup jantung, infeksi jantung, atau kardiomiopati.

2. Serangan jantung

Gumpalan darah yang menghalangi aliran darah melalui pembuluh darah yang memberi makan jantung dapat menyebabkan serangan jantung, kemungkinan merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung.

Aterosklerosis dapat menyebabkan serangan jantung.

Baca juga: 8 Tanda Peringatan Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai

3. Stroke

Faktor risiko yang menyebabkan penyakit kardiovaskular juga dapat menyebabkan stroke iskemik, yang terjadi ketika arteri ke otak Anda menyempit atau tersumbat sehingga terlalu sedikit darah yang sampai ke otak.

Stroke adalah keadaan darurat medis, di mana jaringan otak mulai mati hanya dalam beberapa menit setelah stroke.

4. Aneurisma

Aneurisma adalah pembesaran atau penonjolan pembuluh darah akibat melemahnya dinding arteri.

Aneurisma merupakan komplikasi serius yang dapat terjadi di mana saja di tubuh Anda.

Jika aneurisma pecah, Anda mungkin akan menghadapi pendarahan internal yang mengancam jiwa.

Baca juga: 4 Gejala Penyakit Jantung Koroner yang Perlu Diwaspadai

5. Penyakit arteri perifer

Ketika Anda mengembangkan peripheral arterial diseas (PAD) atau penyakit arteri perifer, ekstremitas Anda, biasanya kaki tidak menerima aliran darah yang cukup.

Hal ini pun dapat menyebabkan sejumlah gejala, terutama nyeri kaki saat berjalan (klaudikasio).

Aterosklerosis juga dapat menyebabkan penyakit arteri perifer.

6. Henti jantung mendadak

Henti jantung mendadak adalah hilangnya fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara tiba-tiba dan tidak terduga, yang sering kali disebabkan oleh aritmia.

Henti jantung mendadak adalah keadaan darurat medis.

Jika tidak segera ditangani, komplikasi penyakit jantung ini dapat menyebabkan kematian jantung mendadak.

Baca juga: Kenali 11 Tanda Seseorang Mungkin Akan Meninggal Dunia

7. Edema paru

Edema paru juga bisa menjadi wujud komplikasi penyakit jantung.

Melansir Health Grades, edema paru adalah kondisi ketika terjadi penumpukan cairan di paru-paru.

Gagal jantung adalah penyebab paling umum dari edma paru.

Ketika mengalami gagal jantung, jantung Anda lemah dan tidak bisa memompa darah seperti seharusnya.

Jadi, darah bisa kembali ke pembuluh darah di paru-paru Anda. Itu kemudian dapat menyebabkan cairan bocor.

Gejala edema paru antara lain bisa meliputi:

  • Sesak napas yang ekstrim
  • Nyeri dada
  • Kuku dan bibir biru
  • Batuk yang menghasilkan sedikit darah

Baca juga: 6 Jenis Penyakit Paru-paru Kronis yang Perlu Diwaspadai

Edema paru adalah keadaan darurat medis. Jadi, seseorang yang mengalaminya perlu mendapatkan pertolongan medis segera.

Perawatan komplikasi penyakit jantung ini termasuk obat untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi cairan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.