Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

19 Komplikasi HIV/AIDS yang Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 28/03/2021, 16:11 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

14. Toxoplasmosis

Infeksi parasit ini pada umumnya menyerang orang dengan jumlah CD4 di bawah 200.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Perawatan profilaksis digunakan sebagai tindakan pencegahan bagi orang yang memiliki jumlah CD4 rendah.

15. Tuberkulosis (TB atau TBC)

TBC paling umum terjadi di daerah berpenghasilan rendah di dunia.

TBC dapat berhasil diobati dalam banyak kasus jika diketahui lebih awal.

Baca juga: 6 Gejala TBC pada Anak yang Perlu Diwaspadai

16. Wasting syndrome (terkait HIV)

Infeksi oportunistik ini dapat menyebabkan penurunan berat badan total lebih dari 10 persen dari berat badan normal penderita HIV.

Perawatan melibatkan manajemen makanan dan terapi antiretroviral lanjutan.

Baca juga: Kenakan Pakaian Serba Hitam, Istri Kedua Ray Sahetapy Melayat ke Rumah Duka

17. Kaposi’s sarcoma

Bentuk kanker ini sering muncul dengan lesi mulut atau lesi yang menutupi permukaan kulit.

Perawatan saat ini termasuk radiasi dan kemoterapi untuk mengecilkan tumor.

Baca juga: Trump Umumkan Kebijakan Tarif, Indonesia Kena 32 Persen

Terapi antiretroviral (ARV) juga digunakan untuk meningkatkan jumlah sel CD4 tubuh.

18. Limfoma

Berbagai jenis kanker sering muncul pada orang yang hidup dengan HIV.

Perawatan akan bervariasi berdasarkan jenis kanker dan kondisi kesehatan orang tersebut.

Baca juga: 4 Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

19. Kanker serviks

Wanita yang hidup dengan HIV berisiko lebih besar terkena kanker serviks.

Sistem kekebalan yang rusak menghadirkan tantangan yang terkait dengan pengobatan jenis kanker ini.

Melansir Medical News Today, kanker memang umum terjadi pada pengidap HIV/AIDS.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Jika seseorang datang dengan satu atau lebih infeksi oportunistik, penyakit tersebut kemungkinan besar akan dikategorikan sebagai HIV stadium 3 atau AIDS, terlepas dari jumlah sel CD4 pada orang tersebut saat ini.

Infeksi oportunistik saat ini merupakan penyebab utama kematian orang yang hidup dengan HIV.

Namun, terapi antiretroviral (ART) dan profilaksis telah menjanjikan dalam mencegah penyakit ini, bila dikonsumsi sesuai petunjuk.

Baca juga: 12 Cara Mencegah Kanker Secara Alami

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Israel Perluas Serangan, Kini Telah Kuasai 62 Km Persegi Wilayah Gaza
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau