Kompas.com - 22/05/2021, 20:02 WIB
ilustrasi berkeringat shutterstock/YAKOBCHUK VIACHESLAVilustrasi berkeringat

KOMPAS.com - Keringat dingin adalah tanda stres, baik fisik maupun psikologis, yang intens dan terjadi secara tiba-tiba.

Sebagai informasi, tubuh manusia memiliki dua jenis kelenjar keringat, yakni ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin terdapat di seluruh tubuh dan membantu mengontrol suhu tubuh. Sedangkan kelenjar apokrin terletak di selangkangan dan ketiak.

Baca juga: Tak Perlu Minder, Begini 6 Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Melansir Medical News Today, keluarnya keringat dingin dipantik oleh kelenjar apokrin saat stres atau ada perubahan hormon.

Keringat dingin bisa keluar saat cemas, stres, nyeri, sampai infeksi. Berikut kemungkinan penyebab keluar keringat dingin terkait gejala penyakit apa saja:

1. Infeksi

Melansir Verywell Health, setiap infeksi yang disertai demam bisa memicu keluarnya keringat dingin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, keringat dingin keluar setelah demam mereda atau suhu tubuh mulai stabil.

2. Syok

Keluar keringat dingin adalah salah satu ciri syok yang perlu diwaspadai. Syok adalah kondisi minimnya aliran darah ke otak dan organ vital.

Kurangnya aliran darah menyebabkan pasokan oksigen dan nutrisi ke otak terganggu. Kondisi ini bisa menyebabkan stres hebat.

Syok adalah kondisi yang mengancam jiwa dan butuh pertolongan medis segera.

Selain keluar keringat dingin, tanda syok yakni detak jantung lemah tiba-tiba, napas jadi sangat cepat, kulit pucat, dan sangat lemas.

Baca juga: Sering Keluar Keringat Dingin Bisa Jadi Tanda Penyakit Apa?

3. Pingsan

Orang yang akan pingsan biasanya juga mengeluarkan keringat dingin, mual, atau pusing secara tiba-tiba.

Pingsan bisa disebabkan tekanan darah yang tiba-tiba drop atau turun drastis.

4. Nyeri terkait cedera

Keluar keringat dingin bisa jadi gejala nyeri terkait cedera parah seperti patah tulang atau amputasi.

Jika pasien yang tulangnya retak tiba-tiba keluar keringat dingin, ada kemungkinan dia sedang merasakan nyeri hebat.

5. Serangan jantung

Keluar keringat dingin juga bisa jadi ciri penyakit jantung yang kerap diabaikan.

Serangan jantung bisa memicu keluarnya keringat dingin, nyeri dada, dada terasa tidak nyaman, leher atau lengan terasa ditekan.

Jika ada gejala serangan jantung di atas, segera bawa penderita ke rumah sakit atau minta pertolongan medis.

Baca juga: Penyebab Telapak Tangan dan Kaki Berkeringat Serta Cara Mengatasinya

6. Sesak napas

Sesak napas yang parah juga bisa menyebabkan penderitanya kekurangan oksigen di aliran darah.

Ketika otak kekurangan oksigen, respons stres tubuh akan menyala dan memicu keluarnya keringat dingin.

7. Gula darah rendah

Penderita diabetes terkadang mengalami gula darah terlalu rendah atau drop.

Seperti kekurangan oksigen, otak manusia dirancang memberikan respons stres seperti keluar keringat dingin ketika gula darah rendah.

8. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan atau serangan panik juga bisa memicu keluarnya keringat dingin.

Selain keluar keringat dingin, gejala yang dirasakan lainnya yakni detak jantung meningkat, dan sangat panik atau cemas.

Baca juga: Kenapa Orang Bisa Pingsan?

9. Perubahan hormon terkait menopause

Penyebab keringat dingin lainnya bisa berasal dari perubahan hormon terkait menopause.

Selain sering keluar keringat dingin, wanita akan merasakan beberapa bagian tubuh terasa panas di seputar masa menopause.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.