Kompas.com - 29/05/2021, 07:29 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Trombosit adalah sel darah yang berfungsi untuk pembekuan darah.

Jika ada pembuluh darah yang rusak, sel darah ini segera ke lokasi cedera dan membentuk sumbat atau gumpalan untuk mencegah pendarahan.

Ketika kadar trombosit rendah, seseorang rentan terkena pendarahan yang sulit mampet.

Baca juga: Selain Minum Jus Jambu, Ini 7 Cara Alami Naikkan Trombosit dengan Cepat

Kondisi sebaliknya juga tidak kalah berbahaya. Jika jumlah trombosit tinggi, tubuh berisiko mengalami penggumpalan darah yang tidak terkontrol.

Apabila tidak dikendalikan, masalah kesehatan ini bisa memicu serangan jantung sampai stroke.

Berikut penjelasan lebih lanjut untuk memahami fungsi trombosit dan kadar normalnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fungsi trombosit

Seperti yang sudah disinggung di atas, fungsi trombosit adalah untuk membantu proses pembekuan darah. Fungsi ini sebenarnya cukup kompleks.

Melansir Verywell Health, trombosit adalah satu dari tiga jenis sel darah yang dihasilkan sumsum tulang.

Selain trombosit, jenis sel darah lainnya yakni sel darah merah dan sel darah putih.

Trombosit menjalankan fungsi adhesi saat melakoni proses pembentukan darah menjadi gumpalan darah.

Kondisi ini bisa terjadi, misalkan saat jari tidak sengaja terkena pisau, pembuluh darah pecah, dan jari berdarah.

Untuk menyetop pendarahan, trombosit di dalam pembuluh darah yang rusak akan menempel ke lokasi cedera.

Baca juga: Berapa Nilai Trombosit Normal?

Tak hanya itu, sel darah ini juga bakal mengirimkan sinyal kimiawi ke tubuh agar diberikan bala bantuan dari trombosit lainnya.

Setelah itu, trombosit yang sudah menerima sinyal permintaan bantuan dari trombosit sekitar bagian tubuh yang cedera akan segera datang memberikan pertolongan.

Caranya dengan membentuk sumbatan agar tidak terjadi pendarahan. Fungsi trombosit ini dikenal dengan agregasi.

Setelah sumbatan terbentuk di dinding pembuluh darah, jaringan atau kaskade pembekuan darah diaktifkan.

Kemudian, bekuan darah tersebut secara otomatis akan disatukan oleh protein bernama fibrin.

Protein inilah yang bertanggung jawab membentu keropeng atau borok di suatu luka.

Baca juga: Awas, Merokok Bisa Jadi Penyebab Pengentalan Darah

Jumlah trombosit normal, rendah, tinggi

Jumlah atau nilai trombosit normal, rendah, atau tinggi bisa diketahui lewat pemeriksaan hitung darah lengkap.

Tes ini biasanya dilakukan di laboratorium kesehatan yang mampu menganalisis susunan dan kimia darah.

Melansir OneBlood, nilai trombosit normal, rendah, dan tinggi yakni:

  • Jumlah trombosit rendah: kurang dari 150.000 keping per mikroliter darah
  • Jumlah trombosit normal: antara 150.000-400.000 keping per mikroliter darah
  • Jumlah trombosit tinggi: di atas 450.000 keping per mikroliter darah

Karena trombosit hanya bertahan di dalam tubuh sekitar 10 hari, sumsum tulang akan menghasilkan jutaan trombosit setiap hari.

Tak hanya memahami fungsi trombosit, mengetahui kadar atau nilai trombosit penting diketahui untuk mempredikit potensi masalah pendarahan atau pembekuan darah.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Penyakit Anemia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.