Kompas.com - 28/05/2021, 12:04 WIB
Ilustrasi gula pasir. Pixabay/MyriamsIlustrasi gula pasir.

KOMPAS.com – Memahami makanan yang perlu dihindari penderita radang sendi penting untuk mencegah kondisi semakin parah.

Artritis atau radang sendi adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan kerusakan pada persendian, tulang, dan bagian tubuh lainnya tergantung pada jenis radang sendi yang dialami.

Baca juga: 13 Makanan Antiinflamasi untuk Bantu Melawan Peradangan

Osteoarthritis adalah radang sendi yang paling umum terjadi. Penyebab utamanya adalah proses penuaan.

Sedangkan rheumatoid arthritis (rematik) dan psoriatic arthritis adalah kondisi peradangan yang dianggap sebagai penyakit autoimun. Jenis radang sendi ini dilaporkan lebih jarang terjadi ketimbang osteoarthritis.

Penyakit asam urat atau gout merupakan jenis radang sendi umum lainnya.

60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

8 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Radang Sendi
Mengenal beragam makanan yang perlu dihindari oleh penderita radang sendi penting untuk mencegah serangan radang sendi atau kondisi yang kian parah.
Bagikan artikel ini melalui

Penelitian telah menunjukkan bahwa intervensi pola makan, seperti menghilangkan makanan dan minuman tertentu bisa mengurangi keparahan gejala serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan bagi para penderita radang sendi.

Berikut ini adalah beragam makanan yang perlu dihindari penderita radang sendi untuk diwaspadai:

1. Beberapa jenis lemak yang bisa meningkatkan peradangan

Dilansir dari Medical News Today, beberapa jenis lemak dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X